DPR Soroti Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Diduga Bukan Kriminal Biasa

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Ketua Divisi Hukum Kontras Andrie Yunus dan sejumlah aktivis lain saat menggeruduk pintu rapat Panja RUU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (15/3/2025). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andrie Yunus, mendapat sorotan dari DPR.

 

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian mengusut tuntas insiden tersebut karena dinilai bukan sekadar tindakan kriminal biasa, melainkan diduga sebagai percobaan pembunuhan sekaligus intimidasi terhadap pembela hak asasi manusia (HAM).

Baca Juga: KontraS: Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Marabahaya bagi Demokrasi, Pelakunya Harus Diusut

Abdullah yang akrab disapa Gus Abduh itu mengecam keras serangan brutal terhadap aktivis KontraS tersebut.

Ia menilai aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan bentuk kekerasan serius yang harus segera diungkap oleh aparat penegak hukum.

“Ini bukan sekadar kriminal biasa, tetapi diduga upaya percobaan pembunuhan terhadap aktivis yang vokal menyuarakan HAM. Kepolisian harus bergerak cepat, tangkap pelakunya, dan jerat dengan pasal pemberatan,” ujar Abdullah dikutip dari laman resmi DPR RI, Jumat (13/3/2026).

Peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi di depan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, pada Kamis (12/3/2026) tengah malam.

Saat itu, Andrie Yunus baru saja menyelesaikan rekaman siniar atau podcast yang membahas kritik terhadap isu remiliterisasi.

Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • Andrie Yunus
  • Penyiraman air keras
  • DPR RI
  • Kekerasan terhadap aktivis
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ritus Mudik, Ingatan, dan Tanah Kelahiran
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
• 21 jam lalusuara.com
thumb
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Arus Lalu Lintas Menuju Puncak Bogor Masih Lancar H-7 Lebaran 2026
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Para Menteri Sepakat Membatasi Penggunaan Medsos bagi Anak di Bawah Usia 16 Tahun
• 6 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.