Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti secara resmi melantik anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026–2031. Pelantikan tersebut berlangsung di Graha Utama Kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada para anggota dewan yang bersedia mengemban amanah untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Ia menilai para anggota memiliki integritas, kapasitas, serta dedikasi yang kuat dalam bidang pendidikan.
“Kami mengetahui integritas dan dedikasi Bapak dan Ibu sekalian dalam memajukan pendidikan di tanah air. Kami sangat bangga Bapak dan Ibu bersedia bergabung bersama kami untuk memajukan pendidikan dasar dan menengah,”ujar Mu’ti dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pembentukan Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan langkah baru dalam sistem pendidikan nasional karena lembaga tersebut baru dibentuk untuk pertama kalinya. Pembentukan dewan ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Menurutnya, kehadiran dewan tersebut diharapkan dapat menjadi mitra strategis kementerian dalam memberikan berbagai masukan, kritik, serta saran yang konstruktif guna meningkatkan kualitas kebijakan dan program pendidikan.
Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa kementeriannya mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk terus memperkuat pendidikan, khususnya pada jenjang dasar dan menengah. Upaya tersebut mencakup penguatan karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan, sekaligus peningkatan kompetensi peserta didik di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM).
Selain itu, kebijakan tersebut juga selaras dengan program pembangunan nasional Asta Cita, khususnya poin keempat yang menekankan pentingnya penguatan sektor pendidikan.
“Kami memiliki visi Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagai bagian dari penjabaran Asta Cita Presiden. Visi ini didasari keyakinan bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah memiliki fungsi strategis untuk membantu memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak konstitusionalnya atas pendidikan yang bermutu.
Di akhir sambutannya, Abdul Mu’ti mengajak seluruh anggota dewan yang baru dilantik untuk membangun kerja sama dengan jajaran kementerian secara terbuka dan kolaboratif.
Ia berharap hubungan kerja tersebut dapat berjalan dalam suasana yang saling menghargai, sehingga berbagai masukan yang diberikan dapat membantu pemerintah meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.
Editor: Redaksi TVRINews





