Berbuka Puasa Ditemani Suasana Kolonial Bangunan Batavia di Jajaghu Restoran

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Melalui konsep The Spice Route of Indonesia Iftar, properti heritage ini menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang memadukan kekayaan rasa Nusantara dengan karakter arsitektur bangunan Batavia yang autentik.  Disajikan di restoran Jajaghu serta kopi dari Babah Koffie by Kawisari Coffee, rangkaian ini berlangsung sepanjang Ramadan 1447H, mulai 20 Februari hingga 20 Maret 2026.

House of Tugu Jakarta berdiri tepat di jantung kawasan tersebut sehingga kehadiran hidangannya mengingatkan kita akan sejarah kuliner Nusantara yang membentang di kawasan bersejarah tersebut.

“Konsep ini terinspirasi langsung dari sejarah bangunan dan kawasan di sekitarnya. Rempah bagi kami bukan sekadar bahan dapur, melainkan bagian dari memori Nusantara yang masih terasa hingga kini. Ramadan menjadi momen yang paling relevan untuk menghadirkannya kembali melalui rasa,” ujar Shafa Haura, Representatif House of Tugu Jakarta.

Dari latar sejarah itulah konsep The Spice Route of Indonesia Iftar hadir. Bukan sekadar rangkaian menu Ramadan, melainkan sebuah perjalanan rasa yang terkurasi, mengajak tamu menelusuri jalur rempah Nusantara dari satu hidangan ke hidangan berikutnya. Setiap sajian dipilih karena cerita di baliknya, dari mana asalnya, rempah apa yang membentuknya, dan bagaimana ia terhubung dengan sejarah kawasan ini.

Setiap hidangan dirancang sebagai representasi perjalanan rasa. Misalnya hidangan yang kumparanFOOD coba saat berkunjung pada Kamis (11/3) yakni Papua dancing fish. Chef House of Tugu, Harry menjelaskan bahwa menu ini memaknai Lebaran yang identik dengan suasana meriah.

"Menu ini menggambarkan menu Nusantara, yang mana 'dancing' diambil dari buntut ikan yang meliuk seperti menari, kemudian sausnya yang merah dengan menggunakan berbagai bumbu dan rempah memaknai suasana Lebaran yang meriah," terangnya kepada kumparan.

Kemudian kami juga mencoba ayam rempah jalur pesisir. Sesuai namanya, hidangan olahan ayam yang sekilas mirip gohyong ini dijelaskan Chef Harry, menggunakan banyak paduan rempah. Namun kemudian diberi sentuhan asam dan gurih yang juga memaknai suasana fresh saat Lebaran.

Sebagai penutup manis, kami juga mencoba kolak pisang, ubi, dan kolang-kaling yang dipadukan dengan kuah gula aren serta santan beraroma jahe yang hangat. Pengalaman tersebut kemudian diperkaya oleh iftar royale espresso dari Babah Koffie, perpaduan espresso, kurma, dan rempah dalam satu sajian yang elegan.

Lebih dari sekadar tempat untuk berbuka, House of Tugu Jakarta menghadirkan suasana yang hangat untuk berbagai kebersamaan sepanjang musim Ramadan, mulai dari iftar yang intim hingga pertemuan yang lebih besar bersama keluarga, sahabat, dan kolega.

Sementara itu, menyambut Lebaran, Jajaghu mempersembahkan The Archipelago Legacy, pengalaman bersantap Idul Fitri yang lahir dari tradisi kuliner dan jalur rempah yang pernah menjadikan Batavia pusat dunia.

Perjalanan rasa ini terbagi dalam tiga babak; hidangan pembuka yang mencerminkan warisan perdagangan Batavia, Lamb of the Spice Isles dengan kambing panggang ala Bedouin yang dimasak perlahan di antara batu hitam membara dan pasir, serta Royal Lebaran Ketupat yang menghadirkan cita rasa Jawa, Sunda, Padang, Batavia, dan Blitar dalam satu meja.

Ditutup dengan hidangan penutup yang elegan dan sepenuhnya dari Nusantara. The Archipelago Legacy dapat dinikmati untuk Lebaran dan halal bi halal di House of Tugu Jakarta.

Merayakan Lebaran dengan cara yang berbeda tidak berhenti pada pengalaman bersantap, Ramadan 2026 juga diperluas menjadi rangkaian perayaan yang menyeluruh seperti paket menginap eksklusif untuk Lebaran, menawarkan ketenangan Kota Tua di pagi hari raya, lengkap dengan sentuhan spa berbahan rempah Nusantara.

Shafa mengatakan bahwa melalui Ramadan dan Lebaran 2026, House of Tugu Jakarta terus melakukan apa yang selalu dilakukannya, yakni mewarisi warisan budaya kota ini, dan menghadirkannya terasa hidup di masa kini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Prioritaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pelaku Diburu
• 9 jam laludetik.com
thumb
Momen Hangat Ramadan di Tangerang! Mike Goh Santuni Anak Yatim, Ruri Repvblik Bocorkan Lagu Baru
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Stanley Druckenmiller Soal Bitcoin Hingga Kripto: Solusi yang Cari Masalah
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lalin di MBZ Mulai Meningkat Jelang Mudik, 28 Ribu Mobil Keluar Jakarta
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.