Berbagai cara dilakukan perantau agar bisa pulang kampung saat Lebaran. Salah satunya, Andi (35), tak menyerah untuk pulang kampung ke Medan, Sumatera Utara, meski harus menempuh perjalanan memutar dan tak biasa.
"Saya mau ke Medan, tapi lewat Surabaya dulu. Jadi ini naik kereta ke Surabaya, nanti lanjut pesawat ke Medan," kata Andi di Stasiun Gambir Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2026).
Rute ini terpaksa dipilih olehnya, lantaran tiket pesawat langsung Jakarta-Medan habis menjelang Lebaran.
"Sudah kehabisan tiket pesawat langsung. Jadi mau nggak mau ke Surabaya dulu, baru lanjut dari sana," ujarnya.
Meski perjalanan panjang, Andi tetap semangat karena sudah lama tidak pulang ke Medan. Sebab, dia mengaku sudah lama tidak pulang kampung ke Medan.
"Terakhir pulang itu tahun 2021. Jadi sudah sekitar lima tahun saya tidak mudik ke Medan," tuturnya.
Andi mengaku selama ini lebih banyak bekerja di Jakarta, sehingga belum sempat pulang. Kondisi ekonomi juga sempat menunda rencana mudiknya.
"Terlalu fokus kerja di Jakarta dan kondisi ekonomi juga belum memungkinkan. Jadi baru tahun ini bisa pulang lagi," katanya.
Kerinduan pada keluarga membuat Andi bertekad pulang tahun ini. Dia mengaku tak sabar bertemu orang tua dan saudara di Medan.
"Yang paling dirindukan pasti keluarga. Orang tua, saudara-saudara. Ibu saya juga sudah sering telepon nanya kapan pulang," tuturnya.
Andi mengaku perasaannya campur aduk menjelang keberangkatan, setelah lama tak merayakan Lebaran di kampung halaman. Sesampainya di Medan, dia berencana berkumpul dengan keluarga besar dan bersilaturahmi ke rumah saudara.
"Senang sekali, campur haru juga. Rasanya seperti pulang setelah lama sekali merantau. Saya juga sudah tidak sabar ketemu orang tua," katanya.
"Semoga perjalanan lancar sampai tujuan dan bisa menikmati waktu bersama keluarga lebih lama. Mudah-mudahan ke depan juga bisa lebih sering pulang," imbuhnya.
(bel/amw)




