Polisi Segel SPBU di Jember, Diduga Terlibat Penyalahgunaan BBM Subsidi

realita.co
2 jam lalu
Cover Berita

JEMBER (Realita)- Polres Jember menyegel sementara sebuah SPBU Tegal Besar, Kabupaten Jember yang diduga terlibat dalam praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Penyegelan dilakukan setelah aparat kepolisian menerima laporan adanya dugaan pengalihan BBM subsidi menjadi BBM non-subsidi.

Baca juga: Bongkar Dugaan Mafia Solar Subsidi, Anggota DPRD Jember dikeroyok Saat Kejar Truk

Wakapolres jember Kompol Ferry Dharmawan mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap dugaan penyelewengan distribusi BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Polisi juga melakukan pemeriksaan awal di lokasi untuk mengumpulkan sejumlah bukti.

Dari hasil pengecekan sementara, aparat menemukan beberapa kejanggalan yang mengarah pada dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.

Ferry Dharmawan juga mengatakan penyegelan SPBU dilakukan untuk mempermudah proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Kami sepakat untuk sementara SPBU ini kami segel terlebih dahulu guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal memang ada beberapa kejanggalan, namun semua itu tetap harus dibuktikan melalui proses penyidikan,” kata Ferry.

Baca juga: Jelang Lebaran, Pemkab Jember Kebut  Penutupan Jalan Berlubang

Menurutnya, kepolisian akan melakukan investigasi secara menyeluruh untuk memastikan apakah benar terjadi pelanggaran hukum dalam distribusi BBM subsidi tersebut.

“Kami akan melakukan crime investigation secara mendalam. Nantinya akan ditelusuri siapa saja pihak yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan BBM ini,” ujarnya.

Ferry menegaskan, penanganan kasus tersebut juga dilakukan dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI yang sebelumnya menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan distribusi BBM.

Ia memastikan kepolisian tidak akan tebang pilih dalam menindak pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam praktik tersebut.

Baca juga: Ekonomi Jember di Atas Rata-Rata Jatim, IPM dan Stunting Masih Perlu Perhatian Serius

“Kalau nanti ada indikasi keterlibatan oknum, baik dari aparat maupun dari internal pemerintah, tentu akan tetap kami tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Ferry.

Menurutnya, BBM subsidi harus disalurkan kepada masyarakat yang berhak dan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pihak tertentu.

“BBM ini harus jatuh ke tangan orang yang tepat dan tidak boleh disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak,” pungkasnya.(R-dy).

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terapi CAPD Harapan Baru Cuci Darah Pasien Gagal Ginjal
• 9 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Iran Tutup Selat Hormuz, Minyak Rusia Dilirik
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Mudik Lebaran, 23 Ribu Kendaraan Masuk Jateng Hingga 14 Maret
• 3 jam laludetik.com
thumb
Azizah Salsha Go Public dengan Nadhif Zahiruddin, Netizen: Gosip adalah Fakta yang Tertunda
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Piala Asia Wanita 2026: Tekuk Korea Utara, Australia Melaju ke Semifinal
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.