Pelajaran dari Seorang Petugas Kebersihan

erabaru.net
5 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Suatu hari ada seorang pria paruh baya yang kehilangan pekerjaan. Ia sudah lama mencari pekerjaan ke sana kemari, tetapi tidak juga mendapatkan kesempatan kerja.

Suatu ketika ia melihat sebuah pengumuman bahwa Microsoft sedang membuka lowongan untuk petugas kebersihan, maka ia pun datang untuk melamar.

Setelah proses wawancara selesai, manajer sumber daya manusia di Microsoft bertanya kepadanya:

“Apakah Anda bisa menggunakan internet? Jika Anda diterima bekerja, kami akan mengumumkannya melalui situs web kami.”

Pria itu menjawab dengan jujur,
“Maaf, saya tidak bisa menggunakan internet.”

Manajer tersebut langsung berkata dengan nada tidak percaya,
“Tidak bisa menggunakan internet tetapi ingin melamar pekerjaan di Microsoft? Apa Anda tidak salah?”

Setelah berkata demikian, ia langsung mengusir pria itu keluar.

Pria tersebut pulang dengan perasaan sangat kecewa. Saat berjalan, ia merogoh saku dan menyadari bahwa ia hanya memiliki 10 dolar tersisa.

Tiba-tiba sebuah ide muncul di benaknya.

Ia pergi ke sebuah toko dan membeli satu karung besar kentang, lalu mulai mengetuk pintu rumah-rumah warga untuk menjual kentangnya.

Tak disangka, semua kentang itu benar-benar habis terjual.

Bahkan ia memperoleh keuntungan 30 dolar.

Sejak saat itu ia terus menggunakan cara yang sama—menjual dari rumah ke rumah. Perlahan-lahan usahanya berkembang.

Dari modal ratusan dolar, ia akhirnya mendirikan perusahaan pengiriman sayur dan buah segar ke rumah-rumah pelanggan. Usahanya semakin besar hingga berkembang menjadi jaringan toko besar.

Akhirnya, pria itu pun menjadi seorang miliarder.

Suatu hari, seorang agen asuransi datang menemuinya untuk menawarkan produk asuransi.

Di tengah percakapan, agen tersebut bertanya dengan santai,
“Apakah Anda menggunakan internet? Produk-produk perusahaan kami dijelaskan secara sangat rinci di website kami.”

Miliarder itu menjawab,
“Saya tidak menggunakan internet.”

Agen asuransi itu sangat terkejut dan berkata,
“Anda adalah seorang miliarder yang mengelola bisnis sebesar ini, tetapi Anda tidak menggunakan internet?”

Mendengar pertanyaan itu, sang miliarder kemudian menceritakan kisahnya ketika dulu melamar pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Microsoft.

Setelah selesai bercerita, ia berkata sambil tersenyum:

“Jika dulu saya bisa menggunakan internet, mungkin sampai sekarang saya masih menjadi petugas kebersihan.”

Tiga Pelajaran dari Kisah Ini

Kisah ini memberikan tiga pelajaran menarik:

Pertama, jika ingin melamar pekerjaan di Microsoft, kamu harus bisa menggunakan internet. Jika tidak, bahkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan pun mungkin tidak akan diterima.

Kedua, tidak bisa menggunakan internet bukan berarti seseorang tidak bisa sukses. Bahkan seseorang masih bisa menjadi miliarder.

Ketiga, jika kamu bisa membaca artikel ini, berarti kamu bisa menggunakan internet.

Dan kemungkinan besar…
peluangmu menjadi petugas kebersihan justru lebih besar daripada menjadi miliarder. (Jhon)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konser Dongker di Bogor Ricuh, Kursi Dilempar dari Lantai Atas Mal
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Wapres Gibran: Parcel Itu untuk Ibunda Bang Rismon yang Sedang Sakit...
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Cerita Aldi Taher soal Usaha Burgernya yang Viral
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Tutup Usia di Umur 35 Tahun, Vidi Aldiano Sempat Takutkan Hal Ini Jika Ia Meninggal Dunia: Gue Sedih
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Respons Menteri HAM soal Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS | KOMPAS MALAM
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.