Peningkatan modal dilakukan melalui penerbitan saham baru pada masing-masing entitas anak.
IDXChannel - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melakukan peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada tiga entitas anak guna mendukung pengembangan proyek properti di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2).
Peningkatan modal dilakukan melalui penerbitan saham baru pada masing-masing entitas anak yakni PT Panorama Eka Tunggal (PET), PT Cahaya Inti Sentosa (CISN), dan PT Karunia Utama Selaras (KUS) yang seluruhnya telah diambil bagian oleh perseroan.
Pada PET, perusahaan menerbitkan 168.809 saham baru dengan total nilai nominal Rp168,809 miliar. Seluruh saham tersebut diambil dan disetor oleh PANI. Sebelum peningkatan modal, modal disetor PET tercatat sebesar Rp8,008 triliun dengan kepemilikan PANI mencapai Rp7,996 triliun atau setara 99,85 persen.
Setelah penyetoran tambahan modal sebesar Rp168,809 miliar, modal disetor PET meningkat menjadi Rp8,177 triliun. Kepemilikan PANI di perusahaan tersebut tetap berada di level 99,85 persen.
Sementara itu, CISN menerbitkan 497.736 saham baru dengan total nilai nominal Rp497,736 miliar. Dari jumlah tersebut, PANI mengambil bagian sebanyak 497.250 saham dengan nilai nominal Rp497,25 miliar.
Sebelum peningkatan modal, modal disetor CISN tercatat sebesar Rp614,101 miliar dengan porsi kepemilikan PANI sebesar Rp613,501 miliar atau setara 99,90 persen.
Setelah seluruh saham baru disetor oleh para pemegang saham, modal ditempatkan dan disetor CISN meningkat menjadi Rp1,111 triliun. Dengan demikian, penyertaan modal PANI naik menjadi Rp1,110 triliun atau tetap sekitar 99,90 persen dari total saham.
Adapun pada KUS, perusahaan menerbitkan 34.995 saham baru dengan nilai nominal seluruhnya Rp34,995 miliar. Dari jumlah tersebut, PANI mengambil 34.871 saham dengan nilai nominal Rp34,871 miliar.
Sebelum peningkatan modal, modal disetor KUS tercatat sebesar Rp170,85 miliar dengan penyertaan PANI sebesar Rp170,25 miliar atau setara 99,65 persen. Setelah penambahan modal oleh pemegang saham, modal ditempatkan dan disetor KUS meningkat menjadi Rp205,845 miliar. Penyertaan modal PANI pun bertambah menjadi Rp205,121 miliar atau sekitar 99,65 persen dari total saham.
Perseroan menegaskan, transaksi peningkatan modal tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
(DESI ANGRIANI)





