Setelah Dikabarkan Meninggal, Netanyahu Rilis Pidato Perdana Usai Perang Iran

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG — Di tengah kondisi perang antara Israel-AS vs Iran yang kian memanas, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pidato perdananya sejak perang Iran mengklaim bahwa saat ini Israel berada dalam kondisi yang lebih kuat dibanding sebelumnya karena tetap bersama dengan sekutunya, Amerika Serikat (AS).

Mengutip dari laman Al Jazeera, Jumat (13/3/2026), pada konferensi pers yang digelar pada hari Kamis, Netanyahu menuturkan bahwa serangan Israel telah menewaskan ilmuwan nuklir Iran terkemuka dan menimbulkan kerusakan parah pada Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pasukan Basij.

Selain itu, Netanyahu juga menyatakan bahwa serangan yang dilancarkan pada 28 Februari berhasil mencegah Iran memindahkan proyek nuklir dan balistiknya ke bawah tanah. “Iran bukan lagi Iran yang sama,” tutur Netanyahu, dikutip dari laman Al Jazeera.

Di sisi lain, saat ditanyai terkait pemimpin tertinggi Iran yang baru terpilih, Ayatollah Mojtaba Khamenei, Netanyahu menyebut bahwa sosok pemimpin tertinggi Iran tersebut adalah “Boneka Garda Revolusi” yang tidak bisa tampil di depan umum karena saat mengeluarkan pernyataan, Khamenei tidak bisa menyampaikan secara langsung, melainkan hanya dibacakan oleh pembawa berita televisi pemerintah.

Tak hanya menanggapi soal pemimpin tertinggi Iran, Netanyahu juga memberikan tanggapan terhadap warga Iran yang turun ke jalan untuk melakukan protes terhadap pemerintah mereka yang dilaksanakan terakhir kali pada bulan Januari. “Kami berdiri di sisi Anda. Namun pada akhirnya, ini terserah Anda, ini ada di tangan Anda,” tambahnya.

Pernyataan seperti ini juga pernah diungkapkan oleh Presiden AS, Donald Trump, yang telah berulang kali menyerukan rakyat Iran untuk bangkit dan menggulingkan pemerintah mereka. Seruan ini dilakukan Trump dengan menyebut bahwa waktu kebebasan mereka (rakyat Iran) telah tiba.

Baca Juga

  • Beredar Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia dalam Serangan Iran, Benarkah?
  • Satu Panggung dengan Trump dan Netanyahu di KTT BoP, Prabowo Tekankan Good Neighbor Policy
  • Trump Terima Kunjungan Netanyahu di Gedung Putih, Bahas Negosiasi dengan Iran

Lebih lanjut, mengenai aliansi Israel dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah, Netanyahu mengungkapkan bahwa peran Israel terhadap Iran telah memungkinkan Israel untuk menjalin aliansi di kawasan tersebut. “Hal ini tidak mungkin dilakukan di masa lalu, tetapi sekarang kami melakukan yang terbaik,” katanya.

Sebelumnya Iran telah melancarkan serangan drone dan rudal ke negara-negara Teluk, dan memaksa beberapa terminal minyak untuk menghentikan operasinya dan mengguncang keamanan.

Terkait serangan ini, Iran membela bahwa serangan yang diluncurkan pada kawasan Teluk hanya menargetkan aset-aset AS di sana. Namun, pembelaan yang dibuat Iran dibantah oleh negara-negara tetangga yang mengatakan bahwa serangan tersebut telah merusak kepercayaan untuk masa mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zhejiang Weiming Kuasai Tender WtE Danantara 2 Lokasi Denpasar-Bogor, Siapa Dia?
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kepala BPOM RI Lapor ke Presiden Prabowo, Taruna Ikrar Pastikan Obat serta Makanan Aman dan Terjangkau Jelang Idulfitri
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Sekat Truk Sumbu Tiga di Exit Tol Gandulan Pemalang selama Arus Mudik
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
BSN Bersama Insan Pers Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Masyarakat
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Persiapan Haji Khusus Patuna Dimulai, Intip Perlengkapan yang Dibawa Jemaah ke Tanah Suci
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.