Laksan Kuah Udang Satang, Kuliner Khas Palembang Favorit Saat Ramadan

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Aan Muzhar

TVRINews, Sumatera Selatan

Menjelang waktu berbuka puasa, aroma gurih santan berpadu dengan kaldu udang mulai tercium dari sejumlah kedai makanan di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Salah satu hidangan yang banyak diminati masyarakat selama Ramadan tahun ini adalah laksan kuah udang satang.

Menu tradisional ini tidak hanya menjadi pilihan takjil untuk berbuka puasa, tetapi juga mulai dilirik sebagai sajian pendamping ketupat saat perayaan Idul Fitri.

Di salah satu kedai pempek yang berada di Jalan Alamsyah Ratu Perwiranegara, laksan disajikan dengan sentuhan berbeda. Jika umumnya laksan disajikan dengan kuah santan ikan, di kedai ini hidangan tersebut dipadukan dengan udang satang utuh berwarna kemerahan yang menambah cita rasa sekaligus tampilan yang lebih menggugah selera.

Pemilik kedai, Nur Anita Sari, mengatakan inovasi tersebut dibuat untuk menghadirkan variasi baru tanpa meninggalkan cita rasa khas kuliner Palembang.

“Biasanya laksan hanya menggunakan kuah ikan, tetapi dengan tambahan udang satang rasa kaldunya menjadi lebih kuat dan aromanya juga lebih harum,” ujar Nur Anita saat ditemui di kedainya, Sabtu (14/3/2026).

Proses pembuatan laksan dimulai dengan mencampurkan ikan giling, tepung terigu, serta bumbu pelengkap hingga adonan kalis. Adonan kemudian dibentuk memanjang dan pipih, lalu direbus sekitar 20 menit hingga matang dan mengapung.

Sementara itu, kuah santannya dibuat dari campuran santan, cabai merah, bawang, dan ketumbar yang ditumis hingga harum. Udang satang ditumis terlebih dahulu hingga aromanya keluar, kemudian dimasukkan ke dalam kuah santan yang telah mendidih.

Selain cocok untuk menu berbuka puasa, kuah santan dengan kaldu udang yang kaya rasa ini juga dinilai pas disajikan sebagai hidangan spesial saat Lebaran, berdampingan dengan opor atau rendang.

Satu porsi laksan kuah udang satang dijual seharga Rp25 ribu. Meski lebih tinggi dibandingkan laksan biasa, kedai ini mampu menjual lebih dari seratus porsi setiap harinya selama Ramadan.

Salah seorang pelanggan, Vera, mengaku menyukai perpaduan rasa yang dihadirkan menu tersebut. Menurutnya, penggunaan udang satang memberikan cita rasa yang berbeda dari laksan pada umumnya.

“Rasa kuahnya lebih gurih karena ada kaldu udangnya. Udangnya juga besar dan segar. Untuk harga Rp25 ribu menurut saya sebanding dengan kualitasnya. Cocok sekali untuk menu berbuka puasa karena rasanya membuat tubuh terasa hangat,” kata Vera.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Palembang, laksan kuah udang satang bisa menjadi pilihan takjil yang unik sekaligus inspirasi menu hidangan keluarga saat merayakan Idulfitri.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hidayat Nur Wahid Dorong Pemerintah Segera Wujudkan Ditjen Pesantren
• 23 jam laludetik.com
thumb
Kembali Tunjukan Dominasi di F1 GP China 2026, George Russell Sebut Mercedes Sedang dalam Kondisi Terbaiknya
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026, Wakapolri: Tol Cikampek Hingga Ngawi Sangat Lancar
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Bupati Cilacap Diboyong Penyidik KPK ke Jakarta Malam Ini Naik Kereta
• 22 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.