Korea Utara Tembak 10 Rudal Balistik Saat AS-Korsel Latihan Militer

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Korea Utara uji coba rudal hipersonik sejauh 1.000 km disaksikan Kim Jong Un, menegaskan penguatan daya tangkal di tengah ketegangan geopolitik global. (Tangkapan Layar Video Reuters/KRT)

Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Utara menembakkan 10 rudal balistik ke laut pada Sabtu (14/3/2026). Militer Korea Selatan mengatakan peluncuran ini terjadi ketika pasukan Amerika Serikat dan Korea Selatan sedang menggelar latihan militer.

Melansir Channel News Asia, hal ini terjadi saat Presiden AS Donald Trump berupaya kembali membuka peluang dialog dengan Pyongyang.


Penjaga pantai Jepang mengatakan mereka mendeteksi objek yang diduga sebagai rudal balistik yang jatuh ke laut. Lembaga penyiaran publik Jepang, NHK, mengutip militer Jepang yang menyebutkan bahwa rudal tersebut tampaknya jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.

Baca: Imbas Perang, Prabowo Bicara Soal RI Hemat BBM Bawa-Bawa Pakistan

Menurut pernyataan Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, Militer Korea Selatan menyatakan rudal-rudal itu diluncurkan dari wilayah dekat ibu kota Pyongyang sekitar pukul 13.20 waktu (04.30 GMT) menuju perairan di lepas pantai timur negara tersebut.

Selama lebih dari dua dekade, Korea Utara telah melakukan berbagai uji coba rudal balistik dan jelajah sebagai bagian dari upaya mengembangkan kemampuan pengiriman senjata nuklir, yang diyakini telah berhasil mereka bangun.

Akibatnya, Korea Utara telah dikenai berbagai sanksi oleh Dewan Keamanan PBB sejak 2006. Namun negara itu tetap bersikap menantang meskipun sanksi tersebut menimbulkan hambatan besar bagi perdagangan, ekonomi, dan sektor pertahanannya.

Baca: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Tak Pernah ke Luar Negeri, Kenapa?

Pekan ini, Korea Selatan dan Washington memulai latihan militer tahunan berskala besar di Korea Selatan. Kedua negara menyatakan latihan tersebut murni bersifat defensif dan bertujuan menguji kesiapan menghadapi ancaman militer dari Korea Utara.

Ratusan tentara AS dan Korea Selatan pada Sabtu melakukan latihan penyeberangan sungai menggunakan berbagai peralatan militer, termasuk tank dan kendaraan tempur lapis baja. Latihan itu dipantau oleh komandan pasukan gabungan kedua negara. Saat ini, militer AS menempatkan sekitar 28.500 personel serta skuadron jet tempur di Korea Selatan.

Pada Kamis (12/3/2026), Perdana Menteri Korea Selatan Kim Min-seok bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Washington untuk membahas cara membuka kembali dialog dengan Korea Utara. Trump disebut sangat ingin mendapatkan kesempatan untuk duduk bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, kata Kim kepada para wartawan.


(emy/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Arab Makin Panas,Kim Jong Un Pamer Kapal Perang-Rudal Jelajah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berpelukan dengan Pria Lain, Gay Ditikam Kekasih Sejenisnya hingga Tewas
• 21 jam lalurealita.co
thumb
Lebaran Muhammadiyah 2026 Tanggal Berapa? Cek Penetapannya di Sini
• 3 jam laludisway.id
thumb
Menteri Pigai Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Premanisme Tidak Boleh Hidup!
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Presiden Prabowo Singgung Potong Gaji Menteri-DPR di Pakistan Buntut Perang Iran VS AS-Israel
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Serangan Israel AS, Permukiman di Wilayah Musuh Ditargetkan
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.