PLTU Sofifi Unit 2 Berhasil Sinkron ke Sistem PLN: Pasokan Listrik Halmahera Menguat

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PLN Nusantara Power (PLN NP) berhasil melakukan first synchro atau sinkronisasi awal PLTU Sofifi Unit 2 berkapasitas 3 megawatt (MW) dengan sistem kelistrikan milik PT PLN (Persero) di Sofifi, Pulau Halmahera, Maluku Utara. Keberhasilan ini menjadi tahapan penting dalam memperkuat pasokan listrik di ibu kota provinsi Maluku Utara tersebut.

Sinkronisasi pembangkit dilakukan setelah seluruh rangkaian pengujian teknis peralatan dinyatakan memenuhi persyaratan operasi, termasuk diterbitkannya Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) oleh PLN Pusat Sertifikasi. Tahapan ini memastikan unit pembangkit dapat terhubung secara aman dan stabil dengan sistem jaringan listrik.

Baca Juga: Hadapi Idulfitri 1447 H, Segini Daya Listrik yang PLN Siapkan

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan pencapaian tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Maluku Utara yang selama ini masih terbatas kapasitas pembangkitnya.

“Keberhasilan First Synchrone PLTU Sofifi Unit #2 menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di Maluku Utara. PLN Nusantara Power melalui PLN NPC terus berkomitmen menghadirkan pembangkit yang andal untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses listrik yang lebih stabil serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ruly.

Proyek pembangunan PLTU Sofifi 2x3 MW dikerjakan oleh PLN Nusantara Power Construction sebagai kontraktor utama dengan cakupan pekerjaan mulai dari konstruksi sipil, instalasi mekanikal, perpipaan, instrumentasi hingga sistem kelistrikan dan tahap testing & commissioning.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri mengatakan keberhasilan sinkronisasi unit kedua tersebut merupakan hasil kerja kolektif tim proyek dalam menyelesaikan berbagai tantangan teknis selama proses pembangunan pembangkit.

“PLN Nusantara Power Construction berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Maluku Utara, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat,” ujar Djarot.

Sebelumnya, PLTU Sofifi Unit 1 telah lebih dahulu diserahterimakan kepada PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara pada 14 November 2025. Unit kedua kini akan memasuki tahapan reliability run selama 14 hari serta performance test sebelum mencapai tahap operasi komersial atau commercial operation date (COD).

Tambahan kapasitas dari pembangkit ini akan memperkuat pasokan listrik di Sofifi, ibu kota Maluku Utara, serta wilayah Pulau Halmahera. Kehadiran PLTU Sofifi juga membantu mengurangi ketergantungan sistem kelistrikan setempat pada pembangkit listrik tenaga diesel yang selama ini menjadi sumber utama pasokan listrik di daerah tersebut.

Baca Juga: Kementerian ESDM Resmikan Posko Nasional RAFI 2026, PLN Siagakan 72 Ribu Personel

Dengan tambahan pasokan listrik dari PLTU Sofifi, kondisi sistem kelistrikan di Sofifi yang sebelumnya mengalami defisit kini berubah menjadi surplus sehingga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di wilayah tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Yang Tersisa dari Serangan Israel di Lebanon
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Heboh Pemkab Sidoarjo Bikin Bukber Mewah Bertema Bollywood, Sekda Minta Maaf
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Wakapolri Sebut SMS Blast Jadi Media Penyebaran Informasi Rekayasa Lalin Mudik 2026
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Warga Surabaya Bisa Titip Hewan Peliharaan saat Mudik Lebaran, Ini Lokasinya
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sinopsis Final Destination 5: Ketika Maut Menagih Hutang di Jembatan North Bay
• 16 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.