Pantau - Petugas gabungan mengamankan 126 remaja yang diduga hendak melakukan tawuran dalam patroli pengawasan dan pengendalian ketertiban masyarakat (Pamwasdaltib) serta operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (13/3/2026) malam.
126 Remaja dan Puluhan Motor DiamankanKepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Jatinegara Teguh Nurdin Amali mengatakan operasi dimulai sekitar pukul 21.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan ketertiban masyarakat.
"Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 126 remaja yang diduga akan terlibat tawuran," kata Teguh.
Petugas juga mengamankan 49 unit sepeda motor yang digunakan para remaja tersebut.
Selain itu, sejumlah barang yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran turut disita.
Barang bukti yang diamankan antara lain 12 botol minuman keras, enam spanduk atau bendera kelompok, serta enam set petasan.
Petugas juga menemukan 27 petasan berukuran besar yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat jika digunakan sembarangan.
Seluruh remaja bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk didata dan menjalani pembinaan lebih lanjut.
Patroli Gabungan Libatkan Banyak InstansiSelain menindak potensi tawuran, patroli gabungan juga menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Dalam operasi tersebut, petugas menjaring tiga orang PPKS yang terdiri dari dua pengamen dan satu perempuan penjual kopi.
Teguh menjelaskan patroli gabungan melibatkan berbagai unsur instansi, antara lain kepolisian, TNI, Satpol PP tingkat kecamatan dan kelurahan, serta Satuan Pelaksana Perhubungan.
Suku Dinas Sosial Jakarta Timur melalui Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) juga turut dilibatkan.
"Patroli gabungan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi gangguan ketertiban masyarakat, khususnya potensi tawuran remaja dan berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah Jatinegara," ujar Teguh.
Operasi tersebut didukung sejumlah sarana operasional seperti tiga kendaraan dinas Hilux milik Satpol PP, dua kendaraan patroli dari Polres Metro Jakarta Timur, serta satu kendaraan operasional dari Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.
Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur juga menurunkan delapan motor patroli untuk mendukung kegiatan tersebut.
Situasi Kamtibmas KondusifTeguh memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama operasi berlangsung dalam kondisi aman.
"Secara keseluruhan, situasi kamtibmas selama kegiatan berlangsung kondusif, tidak ada kejadian menonjol dan seluruh rangkaian patroli berjalan lancar," ujarnya.
Ia menegaskan patroli gabungan akan terus dilakukan secara rutin untuk mencegah potensi gangguan keamanan terutama pada waktu rawan di malam hari.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di wilayah Jatinegara.
Teguh berharap dengan pengawasan dan patroli yang intensif, potensi tawuran remaja serta berbagai penyakit masyarakat dapat ditekan sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif bagi warga.




