Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), meninjau kesiapan jalur mudik sekaligus memberikan kompensasi bagi angkutan tradisional di Polsek Gempol, Kabupaten Cirebon. Sabtu (14/3).
Dalam kesempatan tersebut, keduanya menyoroti sejumlah titik krusial yang berpotensi menghambat kelancaran dan mengancam keselamatan pemudik di Jalur Pantura.
Pasar Tumpah Cirebon Jadi PerhatianMenanggapi kemacetan yang kerap terjadi di Pasar Tegal Gubuk, Dudy meminta Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mengambil langkah konkret.
Meski menyadari bahwa pasar tumpah adalah kegiatan ekonomi yang sudah lama ada, Dudy menekankan pentingnya pengendalian selama masa arus mudik.
"Kami mengharapkan Bupati Cirebon untuk bagaimana mengatasi pasar tumpah tersebut. Harapannya, pada hari-hari menjelang arus mudik ini, aktivitas pasar bisa lebih terkendali agar lalu lintas tetap lancar," ujarnya.
Tradisi Cari Koin di Kalisewo: Keselamatan Jadi PrioritasSaat dikonfirmasi kumparan selain pasar tumpah, fenomena warga pencari koin di jembatan Kalisewo, Indramayu, turut menjadi sorotan tajam.
Dudy mengimbau agar kegiatan tersebut dihentikan sementara demi keselamatan warga itu sendiri.
"Kegiatan tersebut membahayakan mereka, apalagi saat arus mudik volume kendaraan sangat tinggi. Selain mengganggu kelancaran, yang paling kami khawatirkan adalah keselamatan saudara-saudara kita para pencari koin. Harapan kami, jangan dilakukan dulu," tegasnya.
KDM Usulkan Kompensasi untuk Warga KalisewoSenada dengan Dudy, Dedi Mulyadi meminta Bupati Indramayu, Lucky Hakim, untuk segera bertindak.
KDM menilai pendekatan persuasif melalui pengamanan kepolisian seringkali tidak efektif karena warga terus kembali ke lokasi.
Sebagai solusi jangka pendek, KDM mengusulkan pemberian kompensasi finansial agar warga bersedia menghentikan aktivitasnya selama masa mudik.
"Saya minta Bupati Indramayu segera mendata warga yang biasa mangkal di Kalisewo. Karena ini tradisi puluhan tahun, sudah diamankan Polsek tapi balik lagi. Saya pikirkan alternatif kasih kompensasi saja selama musim mudik ini supaya mereka tidak beraktivitas. Minimal itu dulu langkahnya," kata KDM kepada kumparan.
Perbaikan Jalur PanturaTerkait kondisi infrastruktur, Dudy memastikan bahwa jalur Pantura yang mengalami kerusakan telah ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Saat ini, fokus utama adalah melakukan penambalan pada titik-titik jalan berlubang.
"Sifatnya penambalan. Yang penting tidak ada kecelakaan yang disebabkan oleh jalan bolong atau berlubang selama masa mudik ini," pungkasnya.




