Jelang Mudik Lebaran, Barantin Kerahkan 3.930 Personel Cegah Penyelundupan Pangan

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengerahkan 3.930 personel untuk memperketat pengawasan lalu lintas komoditas pangan menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Penguatan pengawasan dilakukan melalui Operasi Patuh Karantina yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 13–27 Maret 2026. Operasi ini melibatkan berbagai instansi, seperti TNI, Polri, hingga Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kepala Barantin Sahat Manaor Panggabean mengatakan, operasi tersebut bertujuan mengantisipasi lonjakan pergerakan komoditas sekaligus memastikan keamanan dan mutu pangan masyarakat selama periode Lebaran.

“Kami akan melakukan pengawasan dan penindakan terhadap komoditas pangan yang tidak memenuhi syarat karantina, sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” kata Sahat dalam keterangan tertulis, dikutip pada Sabtu (14/3/2026).

Dia menjelaskan Operasi Patuh Karantina menyasar komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan beserta produk turunannya yang berpotensi membawa hama penyakit, seperti daging, telur, beras, sayuran, dan buah-buahan.

“Kami akan fokus pelaksanaannya di pelabuhan, bandara, dan perbatasan darat pos lintas batas negara,” tambahnya.

Baca Juga

  • Badan Pangan Nasional dan Badan Karantina Indonesia Dapat Opini WDP dari BPK
  • Barantin Catat 16 Komoditas Sumbar Diekspor ke Malaysia hingga Semester I/2025
  • Barantin Sertifikasi 10 Komoditas Ekspor Sumbar hingga Semester I/2025

Barantin mengimbau masyarakat agar mematuhi ketentuan karantina dengan melaporkan komoditas yang dibawa kepada petugas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pelindungan sumber daya alam hayati dengan melaporkan komoditas bawaannya kepada petugas karantina,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Barantin Hudiansyah Is Nursal selaku Pengawas Tim Satuan Tugas Ad Hoc Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Barantin mengatakan, ribuan personel tersebut disebar di ratusan titik pemeriksaan yang telah ditetapkan.

“Kami menerjunkan sebanyak 3.930 personel yang tersebar di 161 titik pemeriksaan tempat pemasukan dan pengeluaran yang telah ditetapkan di seluruh Indonesia,” ujar Hudiansyah.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan di tempat pemasukan dan pengeluaran yang belum ditetapkan oleh Tim Gakkum masing-masing unit pelaksana teknis.

Adapun, selama 3 pekan Ramadan, Barantin telah menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan komoditas serta melakukan penindakan terhadap pelanggaran aturan karantina, mulai dari penyelundupan benih lobster di Yogyakarta, telur penyu di Kalimantan Barat, hingga penolakan ayam tidak layak konsumsi di Papua.

Hudiansyah menyampaikan pengawasan akan terus diperkuat untuk memastikan keamanan pangan sekaligus mencegah masuknya hama penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan.

“Selain itu, kami juga bersinergi dengan instansi lain dalam pengawasan lalu lintas satwa dan tumbuhan liar serta satwa dan tumbuhan langka,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Hangat Ramadan di Tangerang! Mike Goh Santuni Anak Yatim, Ruri Repvblik Bocorkan Lagu Baru
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Anies Baswedan Jenguk Aktivis Kontras Andrie Yunus dan Tulis Surat, Ini Isinya
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Polda Metro Jaya Jaga 10 Masjid Utama hingga 68 Lokasi Wisata Saat Lebaran
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Pramono Klaim Lapangan Padel di Taman Bendera Pusaka Premium dan Gratis untuk Warga
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Indef Sarankan Pemerintah Fokus Belanja Produktif dan Kurangi Konsumtif
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.