Klarifikasi Ahmad Ali PSI Soal Gibran Bisa Jadi Lawan Prabowo di Pilpres 2029

fajar.co.id
1 bulan lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Soal persiapan Gibran Rakabuming Raka yang maju di Pemilu 2029 akhirnya diklarifikasi.

Klarifikasi itu berasal dari Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali yang sebelumnya memberikan pernyataan tersebut.

Dimana, ada dua podcast jadi tempat Ahmad Ali mengungkap kesiapan dari Wakil Presiden (Wapres) RI itu.

Dua podcast itu, secara konsisten membahas hubungan baik antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Jokowi serta kesinambungan kepemimpinan nasional yang saat ini tercermin dalam duet Prabowo, Gibran Rakabuming Raka.

Adapun klarifikasinya soal judul pemberitaan yang beredar berpotensi menimbulkan asumsi berbeda dari isi pembahasan sebenarnya.

Karena menurutnya juga, apa yang disampaikan tidak mencerminkan keseluruhan konteks percakapan dari Ahmad Ali.

“Kalau podcast itu ditonton secara utuh, saya sama sekali tidak sedang bicara soal menjadikan Mas Gibran sebagai lawan politik Pak Prabowo,” ujar Ahmad Ali dalam siaran tertulis.

Soal Gibran yang hangat jadi pembahasan, ia menyebut bahwa sosoknya merupakan Wakil Presiden dengan potensi dan kapasitas yang sangat kuat.

“Mas Gibran punya pengalaman, punya akar rumput, dan punya dedikasi kerja. Itu kualitas yang nyata,” ungkapnya.

Ada penekanan, bahwa Prabowo tidak mungkin menggandeng Gibran jika tidak melihat potensi dan kecocokan dalam bekerja untuk bangsa.

“Pak Prabowo tentu tidak akan memilih pendamping yang tidak punya kapasitas. Kalau hari ini Mas Gibran mendampingi beliau, itu karena dinilai mampu dan punya potensi,” sebutnya.

Di klarifikasinya ini, ia tegas mengatakan pembahasan dalam podcast tersebut bukanlah spekulasi politik Pilpres 2029, melainkan penekanan pada fokus kerja pemerintahan ke depan.

“Pak Prabowo ingin bekerja untuk Indonesia. Beliau belum memikirkan 2029. Soal politik ke depan, itu nanti saja kita lihat,” terangnya.

(Erfyansyah/fajar)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anak di bawah 16 Tahun Dibatasi Akses Internet, Menteri PPPA: Maksimalkan Mainan Tradisional
• 20 jam laludisway.id
thumb
Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Apa Itu?
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Presiden Iran Sebut Pengakuan Hak Iran Jadi Kunci Akhiri Konflik Timur Tengah
• 23 jam lalupantau.com
thumb
5 Masjid Unik di Jakarta, Berbentuk Perahu hingga Mirip Taj Mahal
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Tersingkir dari AFC Challenge League, Pelatih Dewa United: Kami Kurang Beruntung
• 17 menit lalubola.com
Berhasil disimpan.