JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi arus lalu lintas di Jalan KH Abdullah Syafei hingga Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan, terpantau padat merayap pada Minggu (15/2/2026) siang.
Pantauan Kompas.com di lokasi pukul 11.20 WIB, perjalanan dari arah Stasiun Tebet menuju Jalan Raya Casablanca menggunakan Transjakarta rute 6D (Tebet–Bundaran Senayan) mengalami perlambatan signifikan.
Kecepatan armada Transjakarta tercatat hanya berkisar 8–15 kilometer per jam untuk menempuh jarak kurang lebih tiga kilometer hingga titik pemberhentian SMU 79.
Kendaraan mulai terlihat padat merayap di sekitar area SMPN 115 Jakarta Selatan. Arus sempat sedikit melengang ketika kendaraan terpecah menuju arah Manggarai serta Casablanca atau Karet.
Baca juga: Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 16–17 Februari 2026
Namun, saat melintasi flyover menuju kawasan depan Mal Kota Kasablanka hingga arah TPU Menteng Pulo, kendaraan kembali tersendat bahkan nyaris sulit bergerak.
Suara klakson terdengar bersahutan di antara kendaraan yang terjebak antrean panjang.
Parkir Liar Perparah Kemacetan
Kemacetan semakin parah di sekitar depan TPU Menteng Pulo.
Sejumlah mobil terlihat parkir liar di badan jalan hingga memakan dua lajur, termasuk menggunakan ruang lajur sepeda di sisi kiri jalan.
Selain itu, kendaraan yang keluar-masuk area TPU menuju Jalan Raya Casablanca turut menambah kepadatan lalu lintas sehingga kondisi semakin semrawut.
Baca juga: Layanan Pembuatan dan Perpanjang SIM Jakarta Libur 16–17 Februari 2026
Akibat situasi tersebut, armada Transjakarta juga sempat kesulitan menepi untuk berhenti di halte SMU 79.
Diperkirakan, perjalanan sejauh kurang lebih tiga kilometer itu memakan waktu hampir 30–40 menit akibat kepadatan lalu lintas di sepanjang ruas jalan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang