KPK Sebut, Modus Korupsi yang Dilakukan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Lebih Canggih

realita.co
1 minggu lalu
Cover Berita

JAKARTA (Realita) -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pada Selasa (3/3) malam.

Dalam keterangannya, KPK menyebut kecurangan yang dilakukan Fadia Arafiq termasuk ke dalam tindak pidana korupsi lebih maju dibandingkan dengan suap konvensional saat meminta uang dari vendor.

Baca juga: Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Ditangkap KPK

"Apa yang terjadi di pekalongan ini. Ini sudah bentuk tindak pendana korupsi yang sudah lebih maju dibandingkan dengan suap konvensional ketika meminta sejumlah uang dari para pengusaha atau para pendor yang melakukan pekerjaan-pekerjaan di pekalongan," ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. 

Ia mengatakan Fadia membuat perusahaan untuk membuat proyek. Sehingga perusahaan yang ada di Pekalongan bangkrut. Lantaran beberapa pihak lebih memilih 'perusahaan ibu' dibanding perusahaan lain yang lebih murah.

"Si pejabat ini membuat perusahaan. Sehingga perusahaan itulah yang mengerjakan proyek. Kerugiannya lebih besar. Satu, para pengusaha di sana pada akhirnya tidak memiliki kesempatan untuk berusaha," tambahnya.mer

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sangat Mudah Menular, Waspada Campak Saat Mudik Lebaran
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Jaecoo Janjikan 2 Mobil Baru, Model 7-Seaters
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Menanti THR di Ujung Ramadan, Harapan Para Driver Ojol Jelang Lebaran
• 14 jam laludisway.id
thumb
Fokus Minimalkan Error Jadi Kunci Sukses Anthony Ginting Tembus 8 Besar Swiss Open 2026
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Kasus Kuota Haji, KPK: 8.400 Jemaah Reguler Gagal Berangkat 2024
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.