Jafar/Felisha mengaku tidak menampilkan performa terbaik mereka. Mereka kerap melakukan kesalahan sendiri meski sang lawan juga melakukan hal yang sama dan membantu mereka meraih kemenangan.
"Puji Tuhan menjalankan pertandingan dengan baik. Tidak ada cedera, menang juga dan juga bermain cukup dominan. Catatan di gim pertama, saya masih ada adaptasi, masih ada kagok-kagoknya tapi setelah itu coba difokuskan, langsung diubahlah sesuai sama lawan untuk lebih dominan di gim kedua," kata Felisha. Baca juga: Swiss Open 2026: Langkah Ubed Dijegal Unggulan 1 "Mereka tidak terlalu in mainnya, banyak melakukan kesalahan sendiri tapi kami juga begitu. Masih banyak salahnya. Tadi coba masuk dulu saja bolanya, dienak-in mainnya," ujar Jafar.
"Dua minggu lalu kami sempat sparring sama mereka di Milton Keynes, mereka bermain jauh lebih baik daripada hari ini ya. Tadi juga saya di awal expect-nya mereka akan ngasih perlawan yang lebih. Cuma mungkin namanya pertandingan tekanannnya berbeda. Mungkin hal inin yang bikin berubah dan keuntungannya buat kami," beber Felisha.
"Memang cukup merugikan ketika semua ganda campuran Indonesia berada di pool bawah. Harusnya ada yang di atas juga daripada numpuk di bawah, sayang kan. Jadi siapa tau bisa all final, tapi ini cuma satu yang bisa masuk final," papar Jafar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





