Pabrik Mi Berformalin di Boyolali Dibongkar Polisi, Kapasitas Produksi 1,5 Ton per Hari

kompas.tv
20 jam lalu
Cover Berita
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menunjukkan barang bukti mi berformalin saat pers rilis di Semarang, Rabu (11/3/2026). (Sumber: Antara/HO Polda Jateng)

SEMARANG, KOMPAS.TV – Polisi mengungkap kasus produksi mi berformalin di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dengan kapasitas produksi sekitar 1,5 ton per hari.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, Kombes Pol Djoko Julianto, menyebut, kasus itu terungkap setelah adanya laporan peredaran mi berformalin di sejumlah pasar di Solo dan sekitarnya.

Mengutip pemberitaan Antara, Kamis (12/3/2026), berdasarkan penelusuran polisi mendapatkan dua pabrik pembuat mi berformalin di Kabupaten Boyolali.

Baca Juga: KSPI Soroti Buruh Mie Instan yang Dirumahkan, Said Iqbal: Tidak Dibayarkan THR, Ini Modus

"Lokasi pertama di Kecamatan Cepogo yang menjadi tempat produksi, lokasi kedua di Kecamatan Mojosongo yang merupakan gudang penyimpanan," kata dia, di Semarang, Rabu (11/3/2026).

Dari kedua lokasi, polisi mendapatkan barang bukti ratusan liter formalin serta 25 karung mi siap edar yang beratnya mencapai 1 ton.

Polisi juga menangkap terduga pelaku berinisial WH (38), warga Mojosongo, Kabupaten Boyolali, yang diduga merupakan pemilik usaha tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kata Djoko, pelaku mencampur 1 liter formalin dengan 100 kg adonan mi.

Padahal, dalam Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2022, formalin termasuk bahan yang dilarang keras digunakan sebagai bahan tambahan pangan (BTP) karena bersifat beracun dan berbahaya bagi kesehatan manusia.

Baca Juga: Polisi Gerebek Pabrik Mie Berbahan Formalin dan Boraks di Garut, Pelaku Ternyata Residivis

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • polda jawa tengah
  • polda jateng
  • kepolisian daerah jawa tengah
  • mie berformalin
  • bahan berbahaya
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gandeng Taiheiyo, SIG (SMGR) Ekspansi ke Bisnis Soil Stabilization
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Perang AS-Iran Risiko Krisis Pangan, Pupuk RI Jadi Rebutan Banyak Negara
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Menabung Air Foundation Sebagai Panitia Nasional Jambore KTI Kota Madiun 2026 Audiensi dengan Zulkifli Hasan
• 17 jam laluerabaru.net
thumb
Gojek Catat EBITDA yang Disesuaikan Melesat 105% di 2025 Jadi Rp1,4 T
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Bagi-bagi Mukena, Ria Ricis Berharap Jadi Amal Jariyah: Nggak Ada yang Tahu Usia sampai Kapan
• 20 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.