Hong Kong Gagas Program Nasional AI for All, Bangun Talenta AI

kumparan.com
23 jam lalu
Cover Berita

Pengembangan artificial intelligence (AI) di Hong Kong terus dikebut. Kini, ada komite khusus yang bertanggung jawab soal AI di Hong Kong dan dapat anggaran dari pemerintah, dengan salah satu misinya adalah menyiapkan talenta AI.

Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, sebut Komite AI Plus dan Strategi Pengembangan Industri baru saja dibentuk sekitar dua pekan lalu.

"AI sebagai industri strategis dalam haknya sendiri, dan kami juga memanfaatkan AI sebagai penggerak yang kuat di seluruh ekonomi. Kami menyebut ini AI Plus. Ini adalah proses yang harus dipercepat," kata Paul Chan di Lenovo World Tech 2026 Hong Kong, Selasa (10/3).

"Itulah sebabnya dalam anggaran yang disampaikan dua minggu lalu, kami mengumumkan pembentukan Komite AI Plus dan Strategi Pengembangan Industri."

Chan menekankan aset terbesar negara adalah talenta warganya. Oleh sebab itu, pemerintah setempat akan berinvestasi dalam pendidikan untuk membangun literasi AI, memastikan anak muda punya keterampilan up to date untuk pekerjaan di masa depan.

"Tujuan kami adalah untuk memperkuat kesiapan AI di seluruh masyarakat sehingga masyarakat dan bisnis kami dapat tetap kompetitif dalam ekonomi yang cepat berubah," tambahnya.

Chan mengatakan, tiga dari universitas Hong Kong masuk 20 besar dunia dalam AI dan sains data, dan dua lainnya berada di antara 50 besar. Menurutnya, Area Teluk Besar adalah tempat di mana kapabilitas manufaktur kelas atas dan teknologi mutakhir berada secara bersamaan. Bagi pengembang dan inovator AI, serta bisnis, Hong Kong dinilai tempat yang tepat.

"Teknologi kesehatan jadi kekuatan alami bagi Hong Kong, mengingat kami punya profesional medis, sekolah, dan institusi perawatan kesehatan kelas dunia," tuturnya.

"Pembangunan perkotaan Hong Kong yang padat dan kompleks menyediakan tempat uji coba yang ideal untuk mobilitas cerdas, logistik, dan solusi robot layanan. Terbukti di sini, di mana standar keselamatan dan keandalan berkelas dunia, akan ditempatkan dengan baik untuk diskalakan ke kota-kota lain di seluruh dunia," ujar Chan.

Reporter: Annisa Thahira Madina


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Sebut Yaqut Terima Fee dari Percepatan Berangkat Haji Tanpa Antre
• 11 jam laludetik.com
thumb
Data Dukcapil: Nama Terpendek di Indonesia 1 Karakter, Terpanjang 79
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Cast Film Meja Tanpa Laci Terungkap, Daffa Wardhana Jadi Polisi Tegak Lurus
• 15 jam laluintipseleb.com
thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Turun Lagi, Hari Ini Jadi Rp3.021.000 per Gram
• 18 menit laluidxchannel.com
thumb
Spanyol Pecat Dubesnya di Israel, Hubungan Diplomatik Kian Memanas
• 23 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.