Hari Ginjal Sedunia, Ini 6 Cara Jaga Ginjal Tetap Sehat dan Berfungsi Optimal

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tanggal 12 Maret diperingati sebagai Hari Ginjal Sedunia. Ginjal adalah organ vital yang bertugas menyaring limbah dari darah dan memproduksi hormon. Jika fungsi ginjal terganggu dan tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi Chronic Kidney Disease (CKD) atau penyakit ginjal kronis.

Penyakit ini memungkinkan racun menumpuk di dalam tubuh dan dapat memicu berbagai masalah kesehatan lain seperti penyakit jantung dan stroke. Bahkan, pada tahap lanjut, CKD dapat berkembang menjadi gagal ginjal tahap akhir yang mengharuskan penderita menjalani dialisis atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup.

Baca Juga
  • Perut Buncit dan Keras Bisa Jadi Sinyal Kanker Ginjal pada Anak
  • Minum Air Saja Nggak Cukup, Batasi Garam dan Gula Saat Buka Puasa demi Kesehatan Ginjal
  • Komentar Aktor China Zhang Linghe tentang Asia Tenggara Bikin SEAblings Marah

Dokter spesialis ginjal di Rush Medical Center, Vasil Peev, mengatakan deteksi dini sangat penting untuk mencegah kondisi tersebut semakin parah. Menurutnya, banyak kasus penyakit ginjal dapat diobati, meskipun hanya sebagian kecil yang benar-benar dapat disembuhkan.

"Itulah mengapa penting untuk melakukan intervensi dini dan terlibat dalam upaya pencegahan penyakit ini," kata dia seperti dilansir laman Rush Medical Center, Kamis (12/3/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Batu ginjal (ilustrasi) - (Healthliving)

 

Berikut enam tips yang dapat diikuti untuk membantu menjaga kesehatan ginjal:

1. Kenali tanda dan gejala

Gejala penyakit ginjal sering kali tidak disadari. Bahkan sekitar 40 persen orang dengan penurunan fungsi ginjal yang parah tidak menyadari bahwa mereka mengidap CKD. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui faktor risiko penyakit ginjal seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, usia 60 tahun ke atas, serta riwayat keluarga dengan penyakit ginjal.

Peev merekomendasikan untuk tetap melakukan pemeriksaan tahunan, yang dapat mendeteksi penyakit ginjal pada tahap awal dan membantu memperlambat perkembangannya.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengejutkan, Ekspor Minyak Iran Justru Dilaporkan Melonjak di Tengah Perang
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Inovatif, Proyek STEAM Jadi Asesmen Akhir Sekolah SMA Labschool Jakarta
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Astra Daihatsu Pontianak Kubu Raya, Layanan Lengkap untuk Semua Kebutuhan
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Emiten Grup Bakrie-Salim BUMI Jajaki Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi DME
• 6 menit lalukatadata.co.id
thumb
Polri Amankan Lima Klaster Strategis Selama Operasi Ketupat 2026
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.