Pertamina Patra Pastikan Ketersediaan Energi Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026

tvrinews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Erasmus Nagi Noi

TVRI News, NTT

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) terus memastikan kesiapan pasokan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) yang bertugas menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Jatimbalinus.

Satgas RAFI telah mulai bertugas sejak 9 Maret hingga 1 April 2026. Pembentukan satgas ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan energi secara optimal, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama bulan Ramadan dan masa libur Idul Fitri.

Kesiapan tersebut turut disampaikan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI pada 11 Maret 2026 yang berlangsung di Kantor PLN UID Jawa Timur. 

Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII DPR RI meninjau kesiapan penyedia energi dalam menghadapi lonjakan kebutuhan selama periode hari besar keagamaan. 

Sebagaimana disampaikan oleh Meitri Citra Wardani untuk Dapil Jawa Timur, baik Pertamina maupun PLN sebagai perusahan terlibat dalam kunjungan sudah mempersiapkan kemungkinan lonjakan energi dan upaya mencegah terjadinya kelangkaan. 

“Strategi yang telah ditetapkan semoga dapat menjaga kestabilan energi dengan menjaga pasokan dan tidak lalai,” terang Meitri.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga memetakan potensi peningkatan mobilitas masyarakat yang diperkirakan terjadi dalam empat fase. Fase tersebut terdiri dari dua periode arus mudik dan dua periode arus balik.

Arus mudik diprediksi berlangsung pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat berpotensi mendorong naiknya kebutuhan energi, terutama BBM jenis gasoline dan LPG.

Sebagaimana disampaikan Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations dan CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Pertamina memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG, terutama untuk jenis Gasoline dan LPG. 

“Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan,” jelas Ahad.

Ia mengatakan, jika proyeksi konsumsi BBM selama periode Satgas ini diperkirakan meningkat sekitar 11,9 persen dari rata-rata normal 18.430 KL/hari untuk Gasoline dan untuk Gasoil turun sekitar 9,8 persen dari konsumsi normal 8.805 KL/hari seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang. 

“Sedangkan kebutuhan Rumah Tangga konsumsi Mitan diperkirakan meningkat 7,3 persen dari normal harian 375 KL/hari dan LPG meningkat 3,5 persen dari normal harian 6.567 MT/hari,” ungkapnya 

Selain BBM dan LPG, Pertamina juga memastikan ketersediaan Avtur untuk mendukung operasional penerbangan di 15 bandara yang berada di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

“Untuk sektor Aviasi, kami juga telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus mudik dan arus balik,” tambah Ahad.

Namun, konsumsi Avtur di wilayah Jatimbalinus selama periode tersebut diperkirakan menurun sekitar 6,1 persen dari rata-rata normal harian 3.316 KL. 

Penurunan ini dipengaruhi tidak adanya penerbangan komersial saat Hari Raya Nyepi di Bandara Ngurah Rai serta adanya pembatalan penerbangan rute Timur Tengah.

Menjelang dan selama Ramadan serta Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman di seluruh SPBU dan agen LPG. Distribusi energi juga terus dipantau agar tetap merata, termasuk ke daerah yang memiliki potensi kendala distribusi.

“Kami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Ramadan dan Idul Fitri. Selain stok yang aman, kami juga memperkuat berbagai layanan tambahan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman selama perjalanan,” ujar Ahad.

Untuk mendukung pelayanan tersebut, Pertamina mengoptimalkan seluruh jaringan distribusi yang terdiri dari 1.482 SPBU, 900 Pertashop, dan 1.296 agen LPG.

Selain itu, tersedia 644 SPBU Siaga yang beroperasi 24 jam serta 1.040 agen LPG Siaga untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh energi kapan saja selama periode RAFI.

Pertamina juga menyiapkan sembilan titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga serta 36 unit Motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) yang bersifat mobile untuk menjangkau pemukiman hingga jalur wisata.

Di jalur padat perjalanan, Pertamina turut menyiagakan 17 unit mobil tangki sebagai suplai tambahan. 

Sementara itu, tiga unit Serambi MyPertamina juga dihadirkan di rest area dan pusat keramaian dengan fasilitas ruang istirahat, nursery, barbershop, mini klinik, serta area bermain anak.

Layanan tambahan lainnya berupa ambulans di sejumlah titik strategis dan porter gratis di beberapa bandara untuk membantu mobilitas masyarakat.

Pemantauan distribusi energi dilakukan secara real-time melalui command center Satgas untuk memastikan pasokan dapat segera ditambah apabila terjadi lonjakan permintaan.

Selain itu, Pertamina juga menyediakan berbagai promo pembelian BBM non-subsidi serta program melalui aplikasi MyPertamina untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi dan mendapatkan informasi layanan.

“Kami mengimbau masyarakat mengisi BBM sejak awal sebelum memasuki jalur padat dan memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk informasi titik layanan dan promo. Kami siap melayani sepenuh hati agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang bersama keluarga,” tutup Ahad.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Juta Pelaku Usaha di Sumut Akan Disensus, Termasuk Bisnis Online
• 14 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Maskapai Ajukan 54 Penerbangan Tambahan ke Bandara Minangkabau Jelang Libur Lebaran 1447 H
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatra dan Borneo
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Mendikdasmen: 55.000 Guru SD-SMA Sudah Dilatih Mengajar Coding dan AI
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Konflik Timur Tengah Memburuk, Ribuan Jemaah Umrah Serang Gagal Pulang
• 13 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.