Pantau - Komisi III DPR RI meminta Badan Pemelihara Keamanan Polri untuk mengoptimalkan pengamanan selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Nyepi tahun 2026 guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat bersama Baharkam Polri yang membahas evaluasi kinerja serta kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan Komisi III mendukung program-program prioritas Baharkam Polri pada tahun anggaran 2026 sebagai arah pelaksanaan tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Komisi III DPR RI mendukung program-program prioritas Baharkam Polri tahun anggaran 2026 sebagai arah pelaksanaan tugas dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.", ujar Habiburokhman.
Menurutnya, periode Ramadan hingga Idulfitri merupakan momentum yang membutuhkan kesiapan aparat keamanan secara maksimal karena meningkatnya aktivitas masyarakat.
Aktivitas tersebut antara lain arus mudik dan arus balik yang biasanya meningkat menjelang dan setelah perayaan Idulfitri.
DPR Soroti Pengamanan Arus Mudik dan Mobilitas MasyarakatKomisi III DPR RI meminta Baharkam Polri meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan di berbagai wilayah untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur panjang.
"Komisi III meminta Baharkam Polri untuk mengoptimalkan kegiatan pengamanan selama bulan suci Ramadan, arus mudik dan arus balik, hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi tahun 2026.", kata Habiburokhman.
Penguatan pengamanan tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur keagamaan.
Pengamanan Didorong Lebih Preventif dan Dekat dengan MasyarakatHabiburokhman menegaskan bahwa penguatan pengamanan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum tetapi juga perlu menitikberatkan langkah-langkah pencegahan.
Komisi III DPR juga mendorong Baharkam Polri meningkatkan peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan yang lebih preventif.
Selain itu, pembinaan kepada masyarakat juga perlu dilakukan secara lebih intensif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
"Program-program yang diarahkan pada pencegahan, pembinaan, serta kedekatan dengan masyarakat perlu terus diperkuat agar tercipta situasi keamanan yang kondusif.", tegasnya.




