DK PBB gagal sahkan resolusi serukan penghentian aktivitas militer

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
PBB (ANTARA) - Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (11/3) gagal mengesahkan rancangan resolusi yang menyerukan kepada semua pihak agar segera menghentikan aktivitas militer dan menahan diri dari eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah dan sekitarnya, serta mengecam semua serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil.

DK PBB menolak rancangan resolusi tersebut, yang diajukan oleh Rusia, dengan empat suara mendukung, dua menolak, dan sembilan abstain. Rusia, China, Pakistan, dan Somalia memberikan suara mendukung, sementara Amerika Serikat (AS) dan Latvia menolak.

"Kami sangat kecewa," ujar perwakilan tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia, seraya menyebut bahwa banyak anggota DK PBB tidak mampu menghimpun cukup kekuatan dan kebijaksanaan untuk mengesahkan naskah resolusi yang diusulkan negaranya.

Sebelumnya, DK PBB telah mengadopsi rancangan resolusi mengenai krisis di Timur Tengah saat ini, yang dipicu oleh serangan militer gabungan AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari dan serangan balasan Iran di berbagai penjuru Timur Tengah.

Rancangan resolusi itu, yang diajukan oleh Bahrain atas nama Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC), diadopsi dengan 13 suara setuju dan dua abstain untuk mengecam serangan Iran terhadap negara-negara GCC dan Yordania, menuntut Iran segera menghentikan serangan terhadap mereka, serta menetapkan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional dan ancaman serius terhadap keamanan internasional.

"Perlu saya jelaskan: Resolusi ini merupakan ketidakadilan yang nyata terhadap negara saya, korban utama dari tindakan agresi yang terang-terangan. Kami menganggapnya tidak adil dan melanggar hukum, tidak sejalan dengan Piagam PBB dan hukum internasional," kata perwakilan tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menengok Kesiapan Polri Amankan Mudik 2026
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
KCIC Operasikan Lagi 62 Perjalanan Whoosh Mulai 14 Maret
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menhan Minta Masyarakat Tak Khawatir soal Status Siaga 1, Ini Alasannya
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Ali Yafid: Kalau Capek Ki’ dalam Perjalanan, Singgah Istirahat! 517 Posko di Sulsel Siap Layani Pemudik 24 Jam Gratis
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Iran Bakal Serang Pusat Data di Arab yang Digunakan Amerika Serikat
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.