BGN Setop Sementara 1.512 SPPG di Pulau Jawa

cnbcindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita
Foto: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (Tangkapan layar CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia -Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di pulau Jawa. Ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional dan kelengkapan sarana prasarana.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar seluruh fasilitas operasional memenuhi standar. Baik kesehatan, sanitasi, serta tata kelola yang telah ditetapkan.


Baca: Heboh Lele Mentah Ditemukan di Menu MBG, BGN Lakukan Ini

"Ada 1.512 SPPG kita hentikan sementara operasionalnya, ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta persyaratan sarana dan prasarana di sejumlah SPPG," ujar Dony dikutip Kamis (12/3/2026).

Berdasarkan data evaluasi, jumlah 1.512 SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya tersebar di beberapa provinsi di wilayah II. Yakni DKI Jakarta sebanyak 50 unit; Banten 62 unit; Jawa Barat (Jabar) 350 unit; Jawa Tengah (Jateng) 54 unit; Jawa Timur (Jatim) 788 unit; dan DI Yogyakarta 208 unit.

Baca: BGN: Program MGB Bukan Ladang Bisnis

Kata Dony, penghentian sementara dilakukan karena beberapa SPPG belum memenuhi sejumlah persyaratan dasar operasional. Salah satu temuan utama adalah belum terdaftarnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada banyak unit SPPG.

Dari hasil evaluasi, tercatat 1.043 SPPG belum mendaftarkan sertifikat tersebut. Selain itu, BGN juga menemukan 443 SPPG belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standar.

Permasalahan lain yang ditemukan adalah belum tersedianya tempat tinggal (mess) bagi Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan di sejumlah unit layanan. Kondisi ini tercatat pada 175 SPPG, dengan rincian Banten 36, Yogyakarta 86, Jabar 24, Jateng 10, dan Jatim 19.

BGN juga akan melakukan pendampingan serta verifikasi terhadap unit-unit yang terdampak. Ini dilakukan agar dapat segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.

"Operasional SPPG yang dihentikan sementara akan dibuka kembali secara bertahap setelah seluruh persyaratan operasional dan standar yang ditetapkan telah dipenuhi," pungkas Dony.


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: BGN Temukan Ada Yang Cari Untung Lewat "Ternak" Yayasan SPPG

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Karmia Krissanty, Putri Akbar Tandjung yang Meninggal Dunia di Usia 41 Tahun, Lulusan AS dan Kariernya Mentereng
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Kemenag Siapkan Strategi Literasi Digital bagi 13 Juta Siswa dan Santri
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Dunia Diramal Makin Berkilau, Mampu Tembus US$6.000?
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Atasi Chat Pelanggan Menumpuk dengan WhatsApp Rotator Barantum
• 21 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Siagakan Kepala Perangkat Daerah Selama Libur Lebaran
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.