PONOROGO (Realita)- Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi merilis hasil penilaian program "Desa Hebat" untuk tahun 2025. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap seluruh desa di Bumi Reog, sebanyak 12 desa berhasil meraih penghargaan dengan predikat kategori Purwa.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang ) Kabupaten tahun 2027, yang dilaksanakan di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Kamis (13/03/2026).
Baca juga: Bupati Lamongan Paparkan 29 Indikator Sasaran RPJMD
Program Desa Hebat sendiri merupakan konsep strategis Pemkab Ponorogo untuk mewujudkan desa dengan kualitas hidup tinggi, pembangunan berkelanjutan, dan masyarakat yang sejahtera melalui sistem perencanaan berbasis data yang akurat.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya untuk memicu semangat kompetisi positif antarwilayah. Ia berharap pencapaian 12 desa ini menjadi embrio bagi kemajuan desa-desa lainnya.
“ Dengan adanya tadi kan mendapatkan penghargaan, sehingga akan melihat desa-desa yang lain akan melihat dan akan tambah semangat. Jadi semuanya sama-sama ingin, ingin membuat desanya untuk lebih baik lagi, lebih hebat lagi, sehingga nanti akan muncul desa-desa prioritas ke depannya," ujarnya.
Lisdyarita juga menekankan bahwa fokus utama pembangunan saat ini adalah pemerataan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata hingga ke tingkat desa.
Baca juga: Wali Kota Batu Meminta Musrenbang Jangan Sekedar Normatif Saja
“ Jadi prioritas kita peningkatan infrastruktur baik dari perkotaan hingga desa,” ungkapnya.
Penilaian Desa Hebat dilakukan secara komprehensif mencakup 9 aspek dan 34 indikator, mulai dari infrastruktur, ekonomi kuat, kesehatan masyarakat, hingga transformasi digital. Berdasarkan data hasil penilaian tahun 2025, Desa Kalimalang dari Kecamatan Sukorejo memimpin di posisi pertama dengan skor tertinggi yakni 2.866.
Berikut adalah daftar 12 desa peraih kategori Purwa tahun 2025:
1 . Desa Kalimalang Sukorejo skor 2.866
2 . Desa Klepu Sooko skor 2.757
3 . Desa Pager Bungkal skor 2.647
4 . Desa Sahang Ngebel skor 2.631
5 . Desa Patihan Kidul Siman skor 2.619
6 . Desa Sooko Sooko skor 2.587
7 . Desa Pupus Ngebel skor 2.572
8 . Desa Ngadirojo Sooko skor 2.563
9 . Desa Bringinan Jambon skor 2.562
10. Desa Mojopitu Slahung skor 2.512
11 . Desa Gundik Slahung skor 2.411
12 . Desa Truneng Slahung skor 2.395
Baca juga: Ketua Pokmas Tak Diundang Musrenbang, Lurah Membantah: Sudah Dikirim Undangan!
Dalam catatan evaluasi, disebutkan bahwa tingkat partisipasi desa dalam program ini mencapai 100%. Namun, dari seluruh peserta, baru 12 desa tersebut yang berhasil menembus kategori Purwa (rentang nilai 69% - 79%). Sementara itu, belum ada desa yang berhasil mencapai kategori Madya maupun Wisesa.
Pencapaian ini diharapkan menjadi fondasi bagi Pemkab Ponorogo untuk terus menggenjot sektor pariwisata dan infrastruktur desa, selaras dengan visi pembangunan kabupaten secara keseluruhan melalui dukungan data yang akurat dan pelayanan masyarakat yang cepat. znl
Editor : Redaksi





