tvOnenews.com - Mudik Lebaran selalu menjadi momen spesial bagi jutaan masyarakat Indonesia yang ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Pada Lebaran 2026, tradisi tahunan ini diprediksi kembali menghadirkan mobilitas besar-besaran, terutama karena momen libur panjang bertepatan dengan akhir pekan.
Kondisi ini membuat banyak pemudik mulai mempersiapkan kendaraan sejak jauh hari agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan efisien.
Seiring berkembangnya teknologi otomotif, kendaraan elektrifikasi seperti mobil listrik dan plug-in hybrid semakin dilirik sebagai pilihan untuk perjalanan jarak jauh.
Selain lebih hemat energi, kendaraan jenis ini juga menawarkan teknologi modern yang membantu meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
Melihat tren tersebut, Geely Auto Indonesia menghadirkan berbagai tips mudik menggunakan kendaraan elektrifikasi sekaligus meluncurkan program layanan purna jual bertajuk “Geely Semarak Lebaran” untuk membantu konsumen mempersiapkan kendaraan menjelang arus mudik.
Geely Auto Indonesia menilai musim mudik Lebaran sebagai momentum penting bagi keluarga Indonesia yang mengutamakan keamanan, efisiensi, serta kenyamanan dalam perjalanan jarak jauh.
Saat ini, kendaraan listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) semakin populer karena dinilai praktis sekaligus ramah lingkungan untuk perjalanan antarkota.
Data dari Kementerian Perhubungan memperkirakan sekitar 143,9 juta perjalanan akan terjadi selama periode Lebaran tahun ini.
Dari jumlah tersebut, mobil pribadi diperkirakan mendominasi hingga 52,68 persen.
Melihat tren meningkatnya pengguna mobil listrik saat Lebaran 2025 serta semakin luasnya jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), porsi kendaraan elektrifikasi pada mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan terus bertambah.
- Laman resmi Geely
Sales and Channel Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai dukungan bagi konsumen yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Geely menghadirkan lineup yang siap mendukung setiap perjalanan mudik konsumen secara efisien dan sesuai dengan kebutuhan pemudik di berbagai rute. Sejak awal Maret 2026, kami sudah memulai program after sales berupa free general check-up, kami juga melihat semakin banyak pengguna yang datang ke bengkel resmi untuk mempersiapkan kendaraannya sebelum mudik,” ujar Constantinus Herlijoso.



