Kakorlantas Ingatkan Pemudik: Mudik Itu Rindu, Jangan Terburu-buru!

suara.com
14 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan peran media penting mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
  • Keberhasilan Operasi Ketupat memerlukan sinergi media dalam menyebarkan informasi lalu lintas dan rekayasa jalan.
  • Polri menggunakan teknologi berbasis data untuk menghitung volume kendaraan dan menerapkan rekayasa seperti *contra flow* atau *one way*.

Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas atau Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelepasan tim liputan mudik di Pulogadung, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan apresiasi kepada tim media yang selama ini menjadi mitra Polri dalam menyebarkan informasi arus lalu lintas hingga skema rekayasa yang diterapkan selama musim mudik.

Setiap tahun, jutaan masyarakat Indonesia menurut Agus bergerak dari berbagai kota menuju kampung halaman. Fenomena arus besar ini, kata dia, membuat pesan dalam lagu “Ayo Mudik Ojo Kesusu” menjadi sangat relevan untuk diingat oleh para pemudik.

"Kunci keberhasilan Operasi Ketupat ialah sinergi dan kolaborasi, namun ada satu mitra yang tidak kalah penting perannya yaitu Media. Media bukan hanya melaporkan perjalanan mudik, namun media membantu menjaga keselamatan perjalanan masyarakat," ujar Agus.

Ia menjelaskan, melalui informasi yang cepat dan akurat, masyarakat dapat mengetahui kondisi jalan, titik kepadatan, lokasi rest area hingga jalur alternatif yang dapat digunakan selama perjalanan.

Menurutnya, pengelolaan arus lalu lintas saat mudik kini juga didukung teknologi berbasis data, termasuk penghitungan volume kendaraan.

"Kami bekerja bukan prediksi, tapi kita bekerja pada teknologi. Jadi kita menghitung traffic countingnya seperti apa, rationya seperti apa. Kalau memang terjadi bangkitan arus tinggi nanti akan kita lakukan pola-pola penjagaan seperti contra flow hingga one way," tuturnya.

Ia pun mengajak media untuk ikut menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

"Karena itu saya mengajak rekan-rekan media menjadi bagian dari gerakan keselamatan nasional. Sampaikan kepada masyarakat satu pesan sederhana, Mudik itu rindu. Tapi jangan terburu-buru," katanya.

Baca Juga: Pendaftaran Balik Gratis 2026 Kabupaten Ngawi Dibuka Hari Ini, Cek Caranya di Sini!

Agus mengatakan mudik bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum melepas kerinduan dengan keluarga di kampung halaman. Karena itu, negara hadir memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman hingga tiba di tujuan.

"Mudik dan balik itu perjalanan rindu, rindu ke kampung halaman dan rindu dengan keluarga," tuturnya.

"Bukan hanya kehadiran negara di lapangan, tapi memastikan bahwa negara dan stakeholder Polri untuk meyakinkan bahwa masyarakat yang berangkat menuju mudik harus aman dalam perjalanan, nyaman dalam perjalanan sampai tujuan aman, sampai tujuan ketemu keluarganya harus bahagia," imbuhnya.

Sebagai informasi, acara pelepasan tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta Direktur Hubungan dan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan 13-14 Maret 2026, Sejumlah Wilayah Jabodetabek Berstatus Waspada
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Menilik Tradisi Mudik Lebaran: Fenomena Sosiokultural Masyarakat Indonesia
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Mengintip Prospek Komoditas Emas dan Minyak Mentah di Tengah Gejolak Geopolitik
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tarik Investasi Rp336 Triliun
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemkab Gowa dan BSI Launching Program Gowa Berhaji, Dorong UMKM dan Perencanaan Ibadah Haji
• 22 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.