Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel akan mengevaluasi bagaimana timnya mengatasi bola mati setelah ditahan imbang 2-2 oleh Persijap Jepara pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu.
“Jepara tidak menciptakan banyak peluang, mereka hanya berbahaya melalui bola mati. Banyak kesalahan bodoh dalam permainan ini. Saya tidak akan bilang bagus, tapi itu membuat saya jantungan,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Dua gol dari Persijap di laga ini tercipta dari situasi bola mati, pertama dari sepak pojok dan kedua dari tendangan bebas.
Baca juga: PSIM Yogyakarta ditahan imbang 2-2 oleh Persijap Jepara
Borja Martinez membawa Persijap memimpin cepat pada menit ketiga yang diawali dari situasi sepak pojok, namun gol itu dibalas dua gol oleh PSIM melalui Ezequiel Vidal (16') dan Ze Valente (37').
Di babak kedua, Persijap yang berjuluk Laskar Kalinyamay itu kembali menyakiti PSIM dengan bola mati, kali ini melalui tendangan bebas yang berhasil dimanfaatkan dengan menjadi gol oleh Iker Guarrotxena (64').
“Kita memulai dengan kurang beruntung, kita kebobolan lewat bola mati. Dan kemudian kita butuh beberapa menit untuk kembali ke permainan kita,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
“Tapi, saya rasa bagi para pendukung dan penggemar netral, ini adalah pertandingan yang bagus untuk ditonton. Intensitas yang tinggi, banyak permainan yang bagus,” tambah dia.
Baca juga: Gagal kalahkan PSIM, pelatih Persijap ungkap sebabnya
Sementara itu, pemain sayap Riyatno Abiyoso mengaku kecewa timnya kembali gagal meraih tiga poin di kandang.
Ini adalah laga tanpa kemenangan keempat untuk Laskar Mataram di kandang, dengan tiga laga terakhir selalu berakhir seri.
“Dua gol kita lewat bola mati dan kita gagal meraih tiga poin di kandang kita. Itu bukan hasil baik buat kita,” kata Abiyoso.
“Tapi pertandingan pada malam hari ini menarik bagi kedua tim karena intensitas tim cukup tinggi dan ke depannya kita akan lebih kerja keras lagi untuk menghadapi next pertandingan,” tambah dia.
Tambahan satu poin ini membuat PSIM tertahan di posisi delapan klasemen dengan 38 poin. Mereka akan kembali berlaga pada 3 April saat tandang melawan Dewa United Banten FC.
Baca juga: Van Gastel soroti PSIM tak menang dalam lima laga
“Jepara tidak menciptakan banyak peluang, mereka hanya berbahaya melalui bola mati. Banyak kesalahan bodoh dalam permainan ini. Saya tidak akan bilang bagus, tapi itu membuat saya jantungan,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Dua gol dari Persijap di laga ini tercipta dari situasi bola mati, pertama dari sepak pojok dan kedua dari tendangan bebas.
Baca juga: PSIM Yogyakarta ditahan imbang 2-2 oleh Persijap Jepara
Borja Martinez membawa Persijap memimpin cepat pada menit ketiga yang diawali dari situasi sepak pojok, namun gol itu dibalas dua gol oleh PSIM melalui Ezequiel Vidal (16') dan Ze Valente (37').
Di babak kedua, Persijap yang berjuluk Laskar Kalinyamay itu kembali menyakiti PSIM dengan bola mati, kali ini melalui tendangan bebas yang berhasil dimanfaatkan dengan menjadi gol oleh Iker Guarrotxena (64').
“Kita memulai dengan kurang beruntung, kita kebobolan lewat bola mati. Dan kemudian kita butuh beberapa menit untuk kembali ke permainan kita,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
“Tapi, saya rasa bagi para pendukung dan penggemar netral, ini adalah pertandingan yang bagus untuk ditonton. Intensitas yang tinggi, banyak permainan yang bagus,” tambah dia.
Baca juga: Gagal kalahkan PSIM, pelatih Persijap ungkap sebabnya
Sementara itu, pemain sayap Riyatno Abiyoso mengaku kecewa timnya kembali gagal meraih tiga poin di kandang.
Ini adalah laga tanpa kemenangan keempat untuk Laskar Mataram di kandang, dengan tiga laga terakhir selalu berakhir seri.
“Dua gol kita lewat bola mati dan kita gagal meraih tiga poin di kandang kita. Itu bukan hasil baik buat kita,” kata Abiyoso.
“Tapi pertandingan pada malam hari ini menarik bagi kedua tim karena intensitas tim cukup tinggi dan ke depannya kita akan lebih kerja keras lagi untuk menghadapi next pertandingan,” tambah dia.
Tambahan satu poin ini membuat PSIM tertahan di posisi delapan klasemen dengan 38 poin. Mereka akan kembali berlaga pada 3 April saat tandang melawan Dewa United Banten FC.
Baca juga: Van Gastel soroti PSIM tak menang dalam lima laga





