Ekspresi Kerasukan di Para Perasuk Jadi Meme, Maudy Ayunda: Bawa Asyik Aja

kumparan.com
16 jam lalu
Cover Berita

Maudy Ayunda memerankan karakter Laksmi yang mengalami kerasukan berbagai roh hewan dalam film Para Perasuk. Film ini digarap sutradara Wregas Bhanuteja.

Sejak teaser resmi dan poster film tersebut dirilis, netizen kerap menyoroti ekspresi dan pose Maudy Ayunda saat memerankan adegan kerasukan. Penampilannya dinilai mengejutkan dan berbeda dari peran-peran Maudy sebelumnya.

Tak sedikit pula yang menjadikan ekspresi Maudy sebagai Laksmi yang kerasukan sebagai bahan meme di media sosial, dengan berbagai tambahan kata-kata lucu. Maudy menanggapi hal tersebut dengan santai dan positif.

“Kalau soal meme, harus siap sih. Menurutku kalau ini jadi meme, itu spillover effect aja dari kita membuat karya,” kata Maudy di sela press junket Para Perasuk di kawasan Jakarta Selatan.

Alasan Maudy Ayunda Terima Tawaran Main di Film Para Perasuk

Menurut Maudy, perhatian dari netizen justru bisa memunculkan rasa penasaran penonton sekaligus membuat film dan karakternya lebih dikenal luas.

“Malah itu pertanda positif kalau karyanya diterima dan jadi bagian dari pop culture. Bawa asyik dan positif saja,” tutur Maudy.

Di sisi lain, sebelum menerima tawaran bermain di film Para Perasuk, Maudy menuturkan bahwa dirinya sebenarnya sempat ingin mengambil jeda dari dunia film untuk fokus pada musik.

Namun, perempuan 31 tahun itu akhirnya tertarik dengan visi cerita yang ditawarkan Wregas sehingga memutuskan ikut terlibat dalam film Para Perasuk.

“Sebelum ini aku memang sempat break film untuk fokus ke musik. Tapi pas ketemu Wregas dan ngobrolin proyek ini, aku merasa terpanggil dan percaya sama storytelling-nya Wregas. Jadi ini proyek pertama yang proses milihnya benar-benar intuitif pakai rasa,” ucap Maudy.

Tantangan memerankan karakter dalam film Para Perasuk juga tidaklah mudah bagi aktris kelahiran 1994 tersebut. Untuk memainkan adegan kerasukan, Maudy harus berlatih selama lebih dari dua bulan serta berusaha mengosongkan pikiran agar gerakannya terasa natural.

“Latihannya lebih dari dua bulan. Gerakan ini harus sudah jadi second nature, sudah nggak boleh mikir. Karena saat bergerak sebagai roh, muka nggak boleh kelihatan sadar atau mikir. Makanya dilatih tiap hari supaya natural,” tutur Maudy.

Ia juga menghadapi kesulitan saat harus syuting di medan berlumpur berkali-kali yang menurutnya menjadi pengalaman tak terlupakan.

“Jadi memang kayak ada roh kerbau, nah itu setting-nya di lumpur. Itu salah satu yang tidak terlupakan karena kita harus take berkali-kali, guling-gulingan di lumpur, dan tentunya sepenuhnya basah,” ucap Maudy.

Film Para Perasuk dijadwalkan tayang pada 23 April 2026. Film ini mengisahkan kehidupan di Desa Latas, tempat warganya menjadikan tradisi kerasukan roh (sambetan) sebagai hiburan sekaligus pelarian dari realitas.

Film Para Perasuk dibintangi Anggun sebagai Guru Asri, Angga Yunanda sebagai Bayu, Maudy Ayunda sebagai Laksmi, Chicco Kurniawan sebagai Pawit, Bryan Domani sebagai Ananto, Indra Birowo sebagai Bapak Bayu, dan Ganindra Bimo sebagai Fahri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Desain Jersey Timnas Indonesia Tampilkan Batik, Erick Thohir : Identitas Bangsa Harus Dijaga
• 46 menit lalueranasional.com
thumb
Bandar Sabu Jaringan Ko Erwin Tiba di Mabes Polri
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK: Gus Yaqut Terbitkan Kepmen Kuota Haji Tambahan 50:50, Tak Disebarluaskan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Malam Jumat di KPK: Yaqut Ditahan di Kasus Kuota Haji
• 11 menit lalukompas.com
thumb
Polri Siapkan 2.746 Pos Pengamanan Selama Operasi Ketupat 2026
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.