Semarang: Direksi Pertamina Patra Niaga melakukan peninjauan operasional menjelang arus mudik Idulfitri 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau kesiapan rantai distribusi energi, mulai dari transportasi laut, distribusi mobil tangki, hingga pelayanan di SPBU.
Kunjungan dilakukan oleh Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, bersama Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga, Bagus Agung Rahadiansyah, di Kapal LPG Gas Walio yang tengah bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.
Dalam kesempatan tersebut Direksi Pertamina Patra Niaga menyapa langsung Kapten La Ode Abdul Syawal beserta seluruh kru kapal sekaligus meninjau fasilitas operasional kapal seperti Cargo Control Room (CCR) untuk memantau proses bongkar muat LPG, Engine Control Room (ECR) sebagai pusat pengawasan mesin kapal, hingga pengecekan main engine dan ruang nahkoda.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto menjelaskan bahwa transportasi laut sangat berperan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan.
“Saat ini yang dioperasikan oleh Subholding Downstream tidak kurang dari 345 unit armada dan bisa terus bertambah sesuai kebutuhan, baik untuk mengangkut minyak mentah, produk BBM, maupun LPG. Sekitar 60 persen distribusi LPG pun di Jawa Tengah disupport oleh kapal-kapal seperti ini. Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau, sehingga peran kapal menjadi urat nadi yang tidak boleh putus,” jelas Arif dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 12 Maret 2026.
Baca Juga :
Pertamina Patra Niaga Diskon Avtur 10% Selama Mudik Lebaran(Ilusrasi. Foto: Dok istimewa) Jamin ekosistem energi nasional Sementara itu, Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga, Bagus Agung Rahadiansyah menyampaikan apresiasi kepada para awak kapal yang berkontribusi besar dalam memastikan energi dapat sampai ke seluruh wilayah Indonesia.
“Teman-teman di kapal ini adalah pahlawan dibalik layar dalam ekosistem energi nasional. Teman-teman semua yang membawa energi tersebut sampai ke Indonesia, yang membuat seluruh upaya ketersediaan energi bisa sampai ke masyarakat dan menghidupi perekonomian Indonesia,” ucap Andi.
Kapal Gas Walio merupakan kapal jenis LPG Carrier Fully Refrigerated dengan kapasitas muatan sekitar 13 ribu metrik ton LPG.
Selain meninjau operasional kapal, masih dalam agenda rangkaian Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri, jajaran Direksi juga mengunjungi SPBU 41.502.01 Ahmad Yani Semarang untuk melihat kesiapan layanan BBM bagi masyarakat menjelang mudik Lebaran.
Peninjauan meliputi pemeriksaan mobil tangki, pengecekan quality dan quantity (QQ) BBM, layanan mobil Serv-Q SPBU yang dilengkapi dengan peralatan pengecekan yang sama dengan perangkat QQ di SPBU.
Direksi Pertamina Patra Niaga pun melakukan peninjauan dengan melihat operasional Road Traffic Control (RTC) mobil tangki dibawah kelola Pertamina Patra Logistik yang berfungsi memantau pergerakan mobil tangki BBM secara real time. Dengan sistem ini, distribusi BBM dari terminal menuju SPBU dapat dipantau secara terintegrasi sehingga memastikan pengiriman berjalan tepat waktu, aman, dan lancar.




