tvOnenews.com - Dunia olahraga kembali diguncang oleh isu serius terkait kekerasan dan pelecehan seksual yang diduga terjadi di lingkungan pembinaan atlet nasional.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah atlet berani melaporkan dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh oknum pelatih dalam proses latihan.
Situasi tersebut memunculkan keprihatinan luas karena lingkungan olahraga seharusnya menjadi tempat aman bagi atlet untuk berkembang dan meraih prestasi.
Fenomena kekerasan di lingkungan olahraga sebenarnya bukan isu baru. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai kasus serupa mulai terungkap setelah korban berani bersuara.
Kondisi ini menjadi pengingat penting bahwa sistem pembinaan olahraga harus dibangun dengan prinsip perlindungan atlet.
Momentum pembenahan ini juga menjadi sorotan di tengah dinamika olahraga nasional.
Termasuk saat perhatian publik tertuju pada perubahan kepelatihan di beberapa cabang olahraga, seperti debut pelatih baru di berbagai tim nasional, termasuk di sepak bola bersama John Herdman.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk melindungi atlet dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menghadiri perayaan ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (11/3).
Menurut Erick, para atlet telah memberikan pengorbanan besar demi membawa nama bangsa di panggung internasional.
Oleh karena itu, mereka tidak seharusnya menjadi korban perlakuan tidak manusiawi di lingkungan yang seharusnya melindungi mereka.
“Ini sebuah hal yang jahanam. Atlet sudah berkorban, mulai dari sekolahnya, latihan, bahkan keluarganya. Tapi justru dizalimi. Ketika kami menerima laporan, kami langsung merespons dengan tetap menjunjung tinggi praduga tak bersalah,” ujar Erick Thohir.
Pemerintah Dorong Penanganan Hukum
Erick menjelaskan bahwa sejak menerima laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap atlet, pemerintah langsung merespons dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Meski demikian, setiap dugaan pelanggaran harus tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kasus yang muncul di cabang olahraga panjat tebing serta kickboxing kini menjadi perhatian serius pemerintah.
Erick menegaskan bahwa apabila pelaku terbukti bersalah, maka harus ada sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.




