Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Program Sekolah Rakyat telah menjangkau 22 ribu siswa di 166 sekolah, diperluas Presiden untuk atasi kemiskinan.
  • Pemerintah menargetkan pembangunan 100 Sekolah Rakyat baru tahun ini sebagai strategi pengentasan kemiskinan nasional.
  • Selain itu, dikembangkan Sekolah Unggul Garuda terintegrasi kampus guna mencetak inovator bidang STEM bersaing global.

Suara.com - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko mengatakan dalam satu tahun terakhir, program Sekolah Rakyat telah menjangkau sekitar 22 ribu siswa di 166 sekolah

Pemerintah terus menargetkan pembangunan 100 Sekolah Rakyat baru pada tahun ini untuk memperluas jangkauan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Melalui Sekolah Rakyat, negara memberikan akses pendidikan yang layak sekaligus membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan. Sebab, kata Budiman pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan.

Sebagai lembaga yang bertugas mengoordinasikan percepatan pengentasan kemiskinan, BP Taskin memastikan berbagai program yang menyasar masyarakat miskin berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan tepat sasaran.

Dalam kerangka tersebut, Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas mobilitas sosial masyarakat.

Pemerintah juga mengembangkan Sekolah Unggul Garuda yang terintegrasi dengan kampus baru untuk mencetak generasi unggul di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics).

Budiman menegaskan, anak-anak Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton di era teknologi, tetapi harus menjadi pencipta, peneliti, dan inovator yang mampu bersaing di tingkat global.

“Masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan, tetapi oleh kesempatan untuk belajar dan berkembang,” ujar Budiman dalam pesan video bertajuk Indonesia in 60 Seconds seperti dikutip dari akun Instagram pribadinya, Rabu (12/3/2026).

Budiman menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah untuk menyiapkan generasi unggul Indonesia sekaligus memutus rantai kemiskinan antar generasi.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat

Budiman menjelaskan, banyak anak Indonesia lahir dengan mimpi dan semangat besar, namun tidak semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

“Karena itu Presiden Prabowo Subianto memperluas program Sekolah Rakyat,” ujar Budiman.

Program pendidikan ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

"Cinta rakyat, setia pada bangsa,” kata Budiman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice, Refly Harun: Apakah Dia Berada dalam Tekanan?
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Persaingan Top Scorer Sementara BRI Super League 2025/2026: Mariano Peralta Mencoba Hentikan Dominasi Brasil
• 15 jam lalubola.com
thumb
Pemimpin Minoritas Senat Sebut Rakyat AS Tidak Menginginkan Perang dengan Iran
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Ramadhan Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Jumat 13 Maret 2026
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Ungkap Peran Gus Alex Eks Stafus Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.