Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait dengan permohonan maaf Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar soal kasus ijazah Joko Widodo (Jokowi).
Gibran menyatakan bahwa dirinya telah memaafkan Rismon. Terlebih, permohonan maaf yang dilayangkan tersangka kasus ijazah Jokowi itu terjadi pada bulan Ramadan.
"Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan," ujar Gibran dalam keterangan tertulis, Kamis (12/3/2026).
Dia pun mengapresiasi tindakan Rismon yang berani mengklarifikasi penelitiannya terhadap ijazah Jokowi yang sebelumnya disinggung palsu.
Orang nomor dua di RI ini menyatakan bahwa langkah Rismon tersebut menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
"Menghargai sikap Saudara Rismon yang telah menyampaikan klarifikasi serta kesediaannya meninjau kembali pernyataan yang sebelumnya disampaikan kepada publik," pungkas Gibran.
Baca Juga
- Rismon Sianipar Ajukan Damai pada Kasus Ijazah Palsu Jokowi
- KPU Buka Salinan Ijazah Jokowi yang Digunakan untuk Pilpres 2014 & 2019
- Polda Metro Selidiki Laporan Demokrat soal Tudingan SBY dalam Kasus Ijazah Jokowi
Sebelumnya, Rismon telah berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (12/3/2026) sore.
Kunjungan Rismon itu dilakukan setelah mengajukan permohonan restoratif justice atau damai ke Polda Metro Jaya dalam kasus ijazah Jokowi.





