MANDI wajib adalah mandi yang dilakukan untuk mensucikan diri dari hadas besar dalam ajaran Islam. Hadas besar adalah keadaan yang membuat seseorang tidak sah melaksanakan ibadah tertentu, seperti sholat dan puasa, sebelum bersuci.
Mandi wajib di bulan puasa harus dilakukan sebelum sholat Subuh jika junub sebelum fajar agar puasa sah. Tata caranya sama seperti mandi wajib pada umumnya, dimulai dengan niat dan membasuh seluruh tubuh, lalu, bacaan niatnya cukup diucapkan dalam hati.
Berikut Batas Waktu Mandi Wajib di Bulan PuasaMandi wajib atau mandi junub adalah mandi yang dilakukan untuk mensucikan diri setelah junub, seperti setelah hubungan suami istri atau keluarnya air mani.
Baca juga : Lengkap! Bacaan Niat dan 9 Langkah Tata Cara Mandi Wajib yang Benar
Batas waktunya, mandi wajib boleh dilakukan kapan saja setelah junub selama masih dalam satu hari puasa.
Namun, mandi wajib harus dilakukan sebelum waktu sholat Subuh jika ingin menunaikan puasa dengan sah, terutama bagi orang yang junub sebelum fajar.
Artinya, puasa tetap sah jika mandi setelah Subuh, tetapi wajib menjaga kesucian sebelum sholat Subuh.
Baca juga : 6 Hal yang Menyebabkan Mandi Wajib, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Tata Cara
Jadi, jika seseorang junub sebelum Subuh, ia harus mandi wajib sebelum Subuh agar sah puasa. Jika junub setelah Subuh, ia tetap sah puasanya tetapi tetap dianjurkan mandi untuk bersih.
Tata Cara Mandi Wajib 1. Bersihkan diri- Cuci tangan, kemaluan, dan kotoran yang menempel.
- Bisa dilakukan sebelum mandi atau saat mandi, sesuai sunnah.
- Mulai dari kepala, kemudian bagian kanan dan kiri tubuh.
- Pastikan seluruh tubuh terkena air, termasuk sela-sela anggota tubuh.
- Agar air sampai ke seluruh kulit dan tidak ada yang terlewat.
- Kepala, badan kanan, badan kiri, punggung dan kaki.
- Pastikan semua anggota badan terkena air.
- Keringkan tubuh dengan handuk bersih.
- Disarankan membaca doa atau dzikir setelah mandi.
Bacaan Arab
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِطَهَارَةِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَىBacaan Latin
Nawaitul ghusla litahāratil hadatsil akbari fardhon lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Saya niat mandi wajib untuk mensucikan diri dari hadas besar karena Allah Ta’ala.”
Penyebab Mandi Wajib- Setelah junub, keluar mani atau hubungan suami istri.
- Setelah selesai haid.
- Setelah nifas.
- Ketika masuk Islam, bagi mualaf, menurut sebagian ulama.
- Mensucikan diri secara fisik dan spiritual
- Memastikan sahnya ibadah seperti sholat, puasa, dan membaca Al-Qur’an
Mandi wajib adalah mencuci seluruh tubuh dengan niat tertentu untuk menghilangkan hadas besar agar seseorang dapat melaksanakan ibadah dengan sah. (Z-4)
Sumber: zalora, baznas




