Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan 150 sepeda motor kepada tiga Polda yang terdampak bencana banjir besar pada akhir 2025 lalu. Masing-masing Polda, yakni Polda Sumatera Barat (Sumbar), Polda Sumatera Utara (Sumut), dan Polda Aceh, menerima 50 unit sepeda motor.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam rangkaian Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan bantuan kendaraan operasional itu ditujukan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di tiga provinsi tersebut.
“Tentunya ini untuk optimalisasi pelayanan pada saat Operasi Ketupat, termasuk pelayanan di tempat-tempat yang mungkin susah untuk dijangkau agar semuanya bisa dilayani dalam rangka Operasi Ketupat,” ucapnya.
Agus menjelaskan, Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas dan pengamanan arus mudik serta arus balik Lebaran. Menurut dia, operasi tersebut juga bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalani momen Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
“Kita tidak hanya hadir di jalan, tidak harus mengatur di lalu lintas, tetapi meyakinkan bahwa kehadiran Anggota Polri memastikan berangkat pada saat mudik itu aman sampai tujuan, aman dan bahagia, dan kembalinya juga selamat,” katanya.
Ia menambahkan, pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026 dibagi dalam lima klaster utama, yakni jalan tol, jalan arteri, lokasi penyeberangan seperti pelabuhan—termasuk terminal, bandara, dan stasiun—kemudian tempat ibadah, serta tempat wisata.
Menurut Agus, skenario pengamanan tersebut telah disusun bersama berbagai pemangku kepentingan. Ia berharap pelaksanaan operasi tahun ini bisa berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Mohon doa restu agar supaya Operasi Ketupat tahun 2026 ini lebih baik karena tagline daripada Operasi Ketupat: ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” ucapnya.
Pada Kamis ini, TNI-Polri bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan apel gelar pasukan untuk memastikan kesiapan personel dalam Operasi Ketupat 2026.
Operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Dalam operasi itu, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.
Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek yang meliputi masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara sebagai pusat aktivitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.





