Maarten Paes Didesak Tinggalkan Ajax, Legenda Belanda Semprot Keras Kiper Timnas Indonesia itu

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, tengah menjadi sorotan tajam di Belanda setelah beberapa penampilannya bersama AFC Ajax pada musim Eredivisie 2025/2026.

Kiper berusia 27 tahun itu baru bergabung dengan Ajax pada bursa transfer Januari 2026 setelah direkrut dari klub Major League Soccer, 

FC Dallas. Kedatangannya awalnya diharapkan bisa menjadi solusi di bawah mistar gawang setelah kiper utama Ajax, Vítězslav Jaroš, mengalami cedera serius.

Situasi tersebut membuat Paes langsung dipercaya menjadi penjaga gawang utama hingga akhir musim yang menyisakan sembilan pertandingan lagi.

Jadi Kambing Hitam, Maarten Paes Berani Kritik Ajax
Sumber :
  • Ajax

Sejauh ini, Paes sudah mencatat tiga penampilan bersama Ajax. Debutnya terjadi ketika Ajax bermain imbang 1-1 melawan NEC Nijmegen di kandang sendiri.

Pada pertandingan berikutnya, Ajax kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang tanpa gol melawan PEC Zwolle pada 1 Maret 2026.

Hasil buruk berlanjut ketika Ajax takluk 1-3 dari FC Groningen di Stadion Euroborg pada 7 Maret 2026.

Rentetan hasil tersebut membuat performa Paes mulai dipertanyakan, meskipun beberapa kali ia juga mencatatkan penyelamatan penting selama pertandingan.

Salah satu kritik paling keras datang dari legenda sepak bola Belanda, Rafael van der Vaart.

Mantan pemain Real Madrid CF dan Tottenham Hotspur FC itu menilai Paes terlalu cepat melontarkan komentar setelah kekalahan Ajax dari Groningen.

Dalam wawancara di program Rondo di Ziggo Sport, Van der Vaart bahkan melontarkan pernyataan yang cukup tajam.

"Saya akan mengirim kiper itu langsung kembali ke asalnya, dari mana dia berasal, Amerika?" ucap Van der Vaart.

Komentar tersebut muncul setelah Paes sempat menyatakan bahwa Ajax saat ini belum benar-benar bermain sebagai sebuah tim dan menunjukkan kurangnya kepemimpinan setelah kekalahan tersebut.

Tak hanya Van der Vaart, mantan pemain dan pelatih asal Belanda, Henk ten Cate, juga menilai pernyataan Paes kurang tepat disampaikan dalam situasi seperti itu.

Menurutnya, seorang pemain yang baru bergabung dengan tim seharusnya lebih berhati-hati dalam memberikan komentar kepada publik, terutama ketika kondisi tim sedang berada dalam tekanan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Baru Suami Bunuh Istri Siri: Kelabui Kerabat, Terancam 15 Tahun Penjara
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Selamat dari Kanker, Choa Eks Crayon Pop Sambut Bayi Kembar
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
DPRD Minta Jangan Ada Lagi Truk Sampah Tak Layak di Surabaya, APBD Tak Boleh Bayar Armada Tua
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dompet Dhuafa dan PPJI Gelar REMEMBER 2026 di 24 Kota, Sasar 3.814 Penerima Manfaat
• 20 jam laludisway.id
thumb
Gunung Semeru Erupsi hingga 4 Kali Hari Ini, Tinggi Kolom Letusan 600 Meter
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.