TANGERANG, KOMPAS.TV - Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menjabarkan bagaimana timnya bisa kebobolan dua gol lebih dulu saat melawan Manila Digger FC.
Dewa United bermain imbang 2-2 melawan Manila Digger FC pada leg II perempat final AFC Challenge League 2025/2026 di Stadion Sport Centre Kelapa Dua, Tangerang, Kamis (12/3/2026) malam.
Pada pertandingan tersebut, Dewa United sempat tertinggal dua gol lebih dulu setelah gawang Sonny Stevens dijebol Pa Ousman Gai di menit ke-35, dan Modou Joof (52).
Baca Juga: Dewa United Tersingkir dari AFC Challenge League, Padahal Sudah Pelajari Karakter Permainan Lawan
Dewa United mampu menyamakan kedudukan lewat torehan Domion Lowe di menit ke-66 dan 81.
Riekerink yang kecewa dengan hasil tersebut mengungkapkan bagaimana timnya bisa tertinggal dua gol lebih dulu.
Pada gol pertama Manila Digger, Riekerink menyoroti masalah yang dimiliki timnya di lini pertahanan.
Ia juga menyayangkan timnya tak mampu membuat peluang emas di babak pertama meski mengfuasai permainan.
“Kemudian karena sebuah miskomunikasi mereka berhasil mencetak gol pembuka. Sejujurnya, meskipun kami bermain lebih baik, kami tidak menciptakan banyak peluang,” ucapnya di laman resmi Dewa United.
“Terutama di fase akhir serangan, mereka bertahan dengan sangat baik. Mereka tim yang kuat secara fisik,” tambah Riekerink.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : dewaunited.com
- dewa united
- jan olde riekerink
- afc challlenge cup
- manila digger





