JAKARTA, KOMPAS.TV - Tujuh wilayah di Indonesia perlu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap cuaca berbahaya pada Jumat (13/3/2026). Tiga wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat, sementara empat wilayah lain berpotensi hujan petir.
"Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia," kata prakirawan BMKG, Nazmi, dalam siaran update cuaca, Kamis (12/3).
Tiga wilayah kategori hujan lebat hingga sangat lebat adalah Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan. Empat wilayah dengan potensi hujan petir mencakup Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Banjarmasin, dan Manado.
Nazmi menyebut kondisi itu dipicu dua sistem atmosfer yang terjadi bersamaan. "Iklon Tropis Nuri terpantau berada di Samudra Pasifik Utara Papua dengan kecepatan angin maksimum 25 knot," ujarnya.
Baca Juga: BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat Selama Periode Lebaran 2026 di Wilayah-Wilayah Ini
Tekanan udara minimum tercatat 1013 hPa dengan pergerakan ke arah timur hingga timur laut. Dalam 48 jam ke depan, siklon ini cenderung persisten.
Pada rentang 48-72 jam berikutnya, kecepatan angin berubah menjadi 20-25 knot dengan tekanan minimum 1002 hPa.
Siklon tersebut menginduksi daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Pasifik Utara Papua hingga timur laut Papua.
Daerah tekanan rendah di daratan Australia bagian utara turut memperkuat sistem cuaca di Indonesia timur.
Sistem ini menginduksi low level jet di Laut Arafuru hingga pesisir utara Australia, sekaligus membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Samudra Hindia Selatan Pulau Timur hingga Laut Arafuru.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : bmkg
- BMKG
- cuaca hari ini
- siklon tropis Nuri
- hujan petir
- hujan lebat
- Sulawesi Utara





