Anak Usaha Telkom, Mitratel MTEL Gaet ZTE Kembangkan Teknologi Baru

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), yakni PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mengumumkan kerja sama dengan PT ZTE Indonesia (ZTE) untuk menjajaki sekaligus mengembangkan jaringan dan teknologi telekomunikasi di Tanah Air.

Mitratel dan ZTE juga sepakat melakukan kajian bersama terhadap berbagai teknologi baru, termasuk proses validasi teknis dan pengembangan solusi yang dapat mendukung peningkatan kualitas layanan serta optimalisasi jaringan. 

Kolaborasi itu diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih adaptif terhadap dinamika industri telekomunikasi sekaligus memperkuat daya saing ekosistem digital Indonesia.

Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengatakan kolaborasi dengan ZTE sejalan dengan komitmen perseroan untuk terus mendorong inovasi dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan infrastruktur telekomunikasi.

Menurut dia, kemitraan strategis itu menjadi langkah penting demi memperluas eksplorasi solusi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan kapabilitas jaringan di Indonesia. Sebagai perusahaan infrastruktur digital, kata Theodorus, Mitratel berkomitmen menghadirkan solusi yang andal, berkelanjutan, serta adaptif terhadap kebutuhan operator dan masyarakat yang terus berkembang.

“Kami percaya kolaborasi ini akan membuka peluang pengembangan teknologi yang lebih inovatif dan memberikan nilai tambah bagi industri,” ujar Theodorus dalam keterangannya, dikutip Jumat (13/3). 

Presiden Direktur ZTE Indonesia Richard Liang mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Apalagi ZTE selama ini telah menjalin kolaborasi dengan Telkom Group, termasuk pengembangan solusi energi untuk mendukung operasional infrastruktur. 

Melalui kerja sama ini, ia mengatakan kedua perusahaan akan menjajaki peluang kolaborasi di antaranya mengembangkan teknologi Radio Access Network (RAN) hingga pemanfaatan sumber energi yang lebih efisien untuk mendukung pengelolaan jaringan telekomunikasi.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih adaptif untuk mendukung kebutuhan kapasitas dan efisiensi jaringan yang terus berkembang,” ujar Richard.

Kinerja Bisnis Mitratel

Sepanjang Januari - September 2025, Mitratel tercatat memiliki 40.102 menara dengan 61.987 tenant, sehingga menghasilkan tenancy ratio sebesar 1,55 kali, meningkat dari 1,51 kali pada tahun sebelumnya. Pada jaringan fiber optik, Mitratel telah membukukan panjang billable sebesar 67.738 km, tumbuh 47,9% yoy. 

Theodorus mengatakan, pertumbuhan jaringan fiber dan peningkatan tenancy ratio menara menunjukkan bahwa strategi perusahaan berjalan sesuai rencana. 

“Kami terus memperluas jangkauan hingga ke wilayah-wilayah 3T untuk menghadirkan konektivitas yang merata dan inklusif,” kata Theodorus. 

Apabila menilik kinerja keuangannya, emiten menara pelat merah itu mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,54 triliun hingga kuartal ketiga 2025, naik 0,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.  

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perusahaan, Mitratel mencatat pendapatan turun tipis dari Rp 6,89 triliun menjadi Rp 6,88 triliun. Bisnis menara kepemilikan sendiri (tower owned) masih menjadi kontributor utama dengan porsi mencapai 82,7% dari total pendapatan atau sekitar Rp 5,69 triliun. 

Sementara itu, bisnis fiber menjadi motor pertumbuhan baru dengan pendapatan Rp 431 miliar, meningkat 57,2% secara tahunan. Dari sisi profitabilitas, EBITDA Mitratel naik 1,8% secara tahunan menjadi Rp 5,77 triliun, dengan margin EBITDA mencapai 83,8%.

Biaya operasional (COE) berhasil ditekan 3,4% yoy menjadi Rp 1,11 triliun. Langkah ini mendorong margin laba bersih (NIM) meningkat menjadi 22,4%. Normalisasi pendapatan Mitratel MTEL tahun ini dipengaruhi oleh transaksi akuisisi PT Ultra Mandiri Telekomunikasi (UMT) yang dilakukan pada Desember 2024.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bakal Tunjuk Utusan Khusus Presiden untuk Awasi Seluruh BUMN
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Jubir Militer Houthi Yaman: Iran Akan Hancurkan AS dan Rezim Zionis Israel!
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Screen Time Anak Capai 7 Jam Sehari, SKB 7 Menteri Atur AI di Pendidikan
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Prediksi Lonjakan Kendaraan ke Puncak Terjadi H+2 Lebaran
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolda Banten Pastikan Stok BBM dan Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.