Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto akan menunjuk utusan khusus presiden untuk ditempatkan di setiap perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia. Dia menyampaikan, utusan khusus tersebut akan bertugas mengawasi pengelolaan BUMN.
"Saya telah menunjuk utusan-utusan khusus presiden dan mungkin akan saya tunjuk nanti utusan-utusan khusus untuk di tiap BUMN yang kita kelola," kata Prabowo saat menghadiri Tasyakuran 1 Tahun Danantara di Wisma Danantara Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Advertisement
Dia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap BUMN agar kekayaan alam Indonesia dikelola dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, pengawasan terhadap BUMN diperlukan agar tidak ada kebocoran kekayaan negara.
"Kita harus mengawasi karena ini adalah darah bangsa Indonesia. Kalau darah ini bocor terus, bangsa kita dalam keadaan susah," ujarnya.
Prabowo juga meminta pimpinan Danantara untuk menjaga Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF). Sebab, kata dia, banyak SWF negara kaya yang rugi karena pengelolaan dan pengawasannya tidak baik.
"Banyak sovereign wealth fund di negara yang paling kaya pun rugi akibat tidak baik managementnya, ya," tutur Prabowo.




