Cetak Laba Rp1,1 Triliun di 2025, MDIY Siapkan Dividen Minimal 40%

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengelola jaringan ritel MR.D.I.Y Indonesia, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), menutup tahun 2025 dengan kinerja solid. Perseroan mencatat laba bersih Rp1,1 triliun, tumbuh 3,3% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1,07 triliun.

Dari sisi pendapatan, perusahaan mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi. Sepanjang 2025, pendapatan meningkat 16,7% menjadi Rp7,9 triliun, dibandingkan Rp6,7 triliun pada tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut didorong oleh relevansi produk yang ditawarkan kepada masyarakat serta disiplin operasional di seluruh jaringan toko MR.D.I.Y yang terus berkembang di Indonesia.

“Kami terus berfokus untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan lewat penawaran produk yang relevan dengan harga terjangkau, sekaligus memperluas jangkauan kami di seluruh Indonesia secara terukur dan berkelanjutan. Fundamental ini memberikan keyakinan terhadap ketahanan bisnis kami seiring dengan pelaksanaan strategi pertumbuhan jangka panjang,” kata Direktur Utama MR.D.I.Y Indonesia, Edwin Cheah.

Seiring dengan capaian tersebut, manajemen berencana membagikan dividen tunai minimal 40% dari laba bersih setelah pajak untuk tahun buku 2025. Rencana ini akan diajukan kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang.

“Kami dengan senang hati mengumumkan rencana pembagian dividen yang akan diajukan untuk disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang. Hal ini mencerminkan keyakinan kami terhadap kinerja laba Perseroan sekaligus komitmen untuk terus memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” ujar Edwin.

 Baca Juga: Pendapatan Tumbuh, tapi Laba Prodia (PRDA) Susut 23,46% di 2025

Sepanjang tahun lalu, ekspansi jaringan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kinerja Perseroan. MR.D.I.Y Indonesia berhasil membuka 272 toko baru, jumlah yang bahkan melampaui target ekspansi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Ekspansi ini tetap dijalankan dengan disiplin alokasi modal, didukung oleh kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas internal yang kuat. Hal itu tercermin dari arus kas operasional yang melonjak 70,2% secara tahunan menjadi Rp1,3 triliun, menegaskan kuatnya kinerja operasional inti perusahaan.

Ke depan, perusahaan juga melihat peluang pertumbuhan yang masih terbuka lebar di sektor ritel. Hal ini didukung oleh ketahanan konsumsi rumah tangga serta meningkatnya preferensi masyarakat terhadap produk yang memiliki nilai guna dan harga terjangkau.

Selain itu, kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap produk rumah tangga juga dinilai bersifat berulang sepanjang tahun, tidak hanya bergantung pada momentum musiman seperti hari raya.

Baca Juga: Penjualan Naik, tapi Pengelola Hypermart (MPPA) Masih Tekor Rp152 Miliar di 2025

“Dengan penetrasi ritel yang masih relatif rendah di berbagai wilayah Indonesia, MR.D.I.Y. memiliki peluang besar untuk menangkap momentum pertumbuhan melalui ekspansi yang disiplin, eksekusi operasional yang konsisten, serta fokus berkelanjutan pada keterjangkauan harga dan aksesibilitas. Kami yakin MR.D.I.Y. Indonesia dapat terus melayani lebih banyak keluarga Indonesia sekaligus menghadirkan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” pungkas Edwin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cast Film Meja Tanpa Laci Terungkap, Daffa Wardhana Jadi Polisi Tegak Lurus
• 16 jam laluintipseleb.com
thumb
Purbaya cs Pede Ekonomi RI Tetap Tumbuh Meski Terjadi Penutupan Selat Hormuz
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Diputuskan Ammar Zoni, Kamelia Tak Menyayangkan Hubungannya yang Kini Kandas: Jodoh Enggak Akan Tertukar
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Kasus Campak Indonesia Peringkat Dua Dunia
• 32 menit lalurepublika.co.id
thumb
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
• 19 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.