Tips Cegah Kantuk Selama Perjalanan Mudik

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjaga stamina tubuh menjadi hal krusial, terutama bagi pengemudi yang menempuh perjalanan mudik. Salah satu kunci agar tetap fokus dan terhindar dari kantuk adalah memperhatikan asupan makanan sebelum dan selama perjalanan.

Ahli gizi masyarakat IPB University, Dr dr Karina Rahmadia Ekawidyani, menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pemudik tidak mudah mengantuk selama perjalanan. Salah satu yang paling penting adalah memastikan waktu tidur cukup, terutama di tengah perubahan pola tidur saat Ramadhan karena harus bangun lebih awal untuk sahur dan sering tidur lebih larut dari biasanya.

Baca Juga
  • Menakar Risiko Mudik Motor Bersama Buah Hati
  • Siap Mudik? Pastikan Perlengkapan Anak Ini Jangan Ketinggalan
  • Luhut Cerita Cerdiknya Iran Meladeni AS-Israel dan Sebut Dalang Malapetaka Adalah Negara-Negara Maju

Selain itu, durasi perjalanan yang panjang dengan pemandangan jalan yang cenderung monoton juga dapat memicu rasa kantuk. Kondisi tersebut bisa membuat pengemudi merasa bosan dan kehilangan fokus saat berkendara.

"Jadi pemudik sebaiknya tidak memaksakan diri berkendara pada malam hari. Secara biologis, malam merupakan waktu tubuh untuk beristirahat. Jika tetap dipaksakan terjaga dan menyetir, risiko rasa kantuk saat perjalanan akan lebih besar," kata Karina dalam keterangan tertulis, dikutip pada Jumat (13/3/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Seorang wanita menguap (ilustrasi). - (Dok. Freepik)

 

Selain faktor istirahat, pola makan juga berperan penting terhadap tingkat kewaspadaan dan stamina tubuh. Menurutnya, terdapat jenis makanan tertentu yang justru memicu rasa kantuk, sementara yang lain dapat membantu menjaga energi tetap stabil.

"Makanan yang menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat dapat membuat kita lebih mudah mengantuk. Misalnya roti putih, keripik, gorengan, dan makanan tinggi gula lainnya," kata Karina.

Untuk menjaga energi tetap stabil, Karina menyarankan konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein tinggi, dan lemak rendah. Telur, ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, serta buah yang tinggì kandungan air bisa membantu menjaga stamina sekaligus mencegah dehidrasi.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Juri Hafiz Quran TV Swasta Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Pelecehan pada Santri
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Gajah dan Satgas Pendanaan Taman Nasional
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Satu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Istri Kerja di Luar Kota, Ayah di Ponorogo Tegah Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun: Ngaku Kesepian!
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Militer AS Klaim Hancurkan 16 Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz | KOMPAS MALAM
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.