IHSG Dibuka Melemah di Akhir Pekan, Tertekan Sentimen Global

medcom.id
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Pergerakan pasar saham domestik memulai perdagangan akhir pekan dengan tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada sesi perdagangan Jumat pagi.
 
IHSG terkoreksi 23,30 poin atau 0,32 persen ke level 7.338,82 pada awal perdagangan. Pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya tekanan dari sentimen global yang memengaruhi pergerakan pasar saham.
 
Sementara itu, kelompok saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga mengalami penurunan. Indeks tersebut turun 2,74 poin atau 0,36 persen ke posisi 748,45. Wall Street turun tajam, harga minyak dunia melonjak Tekanan pada pasar saham global turut memengaruhi pergerakan IHSG. Indeks-indeks saham di Wall Street tercatat mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan Kamis, 12 Maret 2026.

Pelemahan tersebut dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia yang terjadi akibat gangguan pasokan di tengah konflik Iran. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasar energi global.
  Baca juga: IHSG Dibuka Menguat, Simak Prediksi Pergerakan dan Saham Pilihan
Indeks Dow Jones Industrial Average menurun 1,56 persen, sementara S&P 500 turun 1,52 persen, dan Nasdaq Composite melemah 1,78 persen.
 
Lonjakan harga minyak dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Pemimpin tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup.
 
Akibatnya, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak 9,72 persen menjadi USD95,73 per barel, sedangkan minyak Brent naik 9,22 persen ke level USD100,46 per barel. Bursa Asia-Pasifik ikut terkoreksi Sentimen negatif juga menyelimuti bursa saham di kawasan Asia-Pasifik. Pasar saham regional tercatat mengalami koreksi pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026. 
 
Penurunan tersebut terjadi karena investor merespons lonjakan harga minyak serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Proyeksi pergerakan IHSG Dengan kondisi pasar global yang masih diliputi ketidakpastian, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menyampaikan pergerakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini.
 
Pelemahan bursa saham Amerika Serikat serta dinamika geopolitik global menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen investor.
 
Secara teknikal, pergerakan IHSG diperkirakan berada pada rentang support IHSG 7.250-7.330 dan resistance 7.400-7.500.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Menhan Bertemu Wakil PM Australia, Bahas Sarana Latihan Perang di Morotai
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Polri Amankan Lima Klaster Strategis Selama Operasi Ketupat 2026
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kantor Imigrasi Serang Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga & Anak Yatim Piatu
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 5,4
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Tahan Yaqut, Banser Bakar-Bakar di Depan Gedung KPK
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.