SEMARANG, iNews.id - Polda Jawa Tengah menyiapkan sejumlah inovasi pelayanan untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar selama masa mudik.
Melalui konsep pelayanan bertajuk Safety and Hospitality, Polda Jateng menghadirkan Travel Assistance Corridor (TAC), yaitu sistem pengamanan dan pelayanan mudik terpadu yang terhubung dengan dashboard monitoring center secara real-time.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, TAC menjadi pusat integrasi berbagai layanan mudik, mulai dari pemantauan arus lalu lintas hingga pelayanan langsung kepada masyarakat di lapangan.
“Melalui TAC, kondisi arus lalu lintas dan pelayanan kepada masyarakat dapat dipantau secara real-time sehingga kami dapat memastikan perjalanan masyarakat yang melintas di Jawa Tengah berlangsung aman dan nyaman,” ujar Ribut Hari Wibowo, Jumat (13/3/2026).
Selain pemantauan lalu lintas, Polda Jateng juga menyiapkan sejumlah inovasi pelayanan lainnya. Salah satunya program Valet and Ride yang menyediakan layanan pengangkutan sepeda motor pemudik menggunakan kendaraan khusus dari Brebes menuju Semarang.
Melalui program tersebut, pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Polda Jateng juga menghadirkan layanan One Stop Service di berbagai Posko Pelayanan Mudik. Layanan ini menyediakan fasilitas kesehatan, tempat istirahat, informasi perjalanan hingga pelayanan kepolisian dalam satu lokasi.
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi perjalanan, Polda Jateng juga meluncurkan Chat Sipolan (Sistem Informasi Polantas Polda Jateng).
Layanan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tersebut dapat diakses melalui WhatsApp selama 24 jam. Masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi seperti kondisi lalu lintas, jalur alternatif, lokasi rest area, pos pelayanan hingga kontak darurat yang terintegrasi dengan Call Center 110 Polri.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Jhonny Edison Isir mengatakan inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern dan responsif.
“Inovasi seperti Travel Assistance Corridor hingga Chat Sipolan berbasis AI menunjukkan komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan adaptif sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi perjalanan secara cepat dan akurat,” kata Irjen Jhonny Edison Isir.
Polri berharap berbagai inovasi pelayanan tersebut dapat mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026 serta memberikan pengalaman mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Original Article



