JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat sepak bola Firzie Idris menilai konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS)-Israel telah mempengaruhi Piala Dunia 2026.
Ia menegaskan apa yang terjadi saat ini memperlihatkan bahwa sepak bola dan politik telah tercampur.
Hal itu merujuk pada pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengatakan akan menyambut Iran di Piala Dunia 2026, tapi tak akan menjamin keselamatan mereka.
Baca Juga: Timnas Iran Ledek Trump karena Tak Jamin Keselamatan di Piala Dunia 2026: Tak Pantas Jadi Tuan Rumah
Firzie menegaskan bahwa apa yang dilakukan Trump itu telah bertentangan dengan FIFA Regulation Mandatory.
Ia mengatakan pada regulasi FIFA, negara tuan rumah harus menjamin keselamatan negara peserta turnamen.
Meski begitu, ia melihat Presiden FIFA Gianni Infantino akan kesulitan menangani hal ini karena dirinya terjebak secara politik, mengingat kedekatan dengan Trump.
“Secara politik ini, sepak bola dan politik benar-benar telah tercampur sekarang,” kata Firzie pada Sapa Pagi Kompas TV, Jumat (13/3/2026).
Ia pun menambahkan, sepak bola dan pemerintahan itu seharusnya terpisah, sehingga perkataan Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali yang mengatakan Iran tak akan berlaga di Piala Dunia 2026, tak membuat timnas Iran harus sejalan.
“Kalau mengikuti, itu artinya adanya intervensi,” ujarnya.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- piala dunia 2026
- donald trump
- sepak bola
- politik
- firzie idris
- timnas iran





