Aditya Zoni Ceritakan Pertemuan Emosional dengan Ammar Zoni di Persidangan Setelah Lama Tak Bertemu

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Adik dari aktor Ammar Zoni, Aditya Zoni, menceritakan momen emosional saat kembali bertemu dengan sang kakak di persidangan. Pertemuan itu terasa sangat berarti setelah sebelumnya mereka lama tidak berjumpa.

Selama beberapa waktu, Ammar diketahui berada di Pulau Nusakambangan sehingga keluarga tidak memiliki kesempatan untuk bertemu secara langsung. Kondisi tersebut membuat Aditya dan keluarga harus menahan rindu cukup lama.

“Karenakan memang waktu itu kondisinya kita enggak ketemu selama 3 bulan kan Bang Ammar di Nusakambangan. Jadi selama 3 bulan itu kita berdua aja terus nge-reminds ke masa-masa lalu ketika kita masih berempat tinggal,“ ujarnya dikutip dari Rumpi pada Jumat (13/3/2026).

Aditya mengaku masa-masa tersebut membuatnya sering mengenang berbagai kenangan bersama keluarga. Ia mengatakan banyak momen kebersamaan yang kini terasa sangat dirindukan.

“Pokoknya akhir tahun itu (sebelum Ammar ditangkap) kita masih ke Lombok, lebaran tuh kita masih pulang kampung, dan sudah tidak ada lagi masa-masa seperti itu,“ katanya.

“Pada akhirnya kita ketemu kan waktu di persidangan, ya itulah kita meluapkan semuanya,“ lanjutnya.

Dalam waktu yang terbatas, mereka berusaha memanfaatkan kesempatan itu untuk saling berbicara. Meski hanya bisa berbincang singkat, momen tersebut terasa sangat berarti bagi mereka.

“Luapin semua rasa kangennya, pengen cerita banyak banget gitu kan walaupun cuman bisik-bisik tapi memang itu sesuatu yang berharga sekali. Karena kan memang ya satu-satunya yang kita punya Bang Ammar doang,“ ungkapnya.

“Dan sebaliknya seperti itu, yang satu-satunya Bang Ammar punya tuh kita doang,“ jelasnya.

Aditya kemudian menceritakan bahwa Ramadan tahun ini kembali dijalani tanpa Ammar dan juga tanpa sang ayah. Kondisi tersebut membuat suasana Ramadan terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Ini adalah ramadan ketiga tanpa Ammar dan tanpa Bapak. Yang dirasakan banyak sekali, ya pokoknya banyak banget lah momen-momen kita bersama berempat karena kan kita laki-laki semua. Jadi memang menurut saya lebih gampang sebetulnya untuk mengatur laki-laki semua kan,“ tuturnya.

 

Pria berusia 26 tahun ini mengatakan keluarganya memang sudah melalui banyak ujian sejak lama. Ia mengungkapkan bahwa mereka telah kehilangan sosok ibu sejak masih kecil.

“Apalagi kita dari kecil udah ditinggal sama mama kita, jadi kita memang tumbuh dari kasih sayang dan nasehat bapak gitu kan. Jadi alhamdulillah kita bertiga ini kuatlah dari nasihat dan ilmu-ilmunya Bapak,“ ucapnya.

Bagi Aditya, nasehat sang ayah menjadi pegangan hidup yang terus ia ingat hingga sekarang. Pesan tersebut mengajarkan mereka untuk menjadi laki-laki yang kuat dalam menghadapi berbagai situasi.

“Kalau Bapak bilang sih kita laki-laki enggak boleh nangis, enggak boleh minta bantuan ke siapapun kalau misalnya kita jatuh, kita harus berdiri sendiri,“ tutupnya. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPPU Temukan Praktik “Tying-in” Minyakita di Sejumlah Daerah Jelang Lebaran
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
TNI Kerahkan 105.365 Personel dan 3.501 Alutsista untuk Amankan Mudik Lebaran 2026
• 17 jam lalusuara.com
thumb
KY Libatkan Media dalam Seleksi Calon Hakim Agung dan Ad hoc
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Program IndoRISK Resmi Berakhir, Pemerintah Perkuat Dana Antisipasi Bencana
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pesan Gus Ali untuk Kaesang dan PSI: Dengarkan Masukan Masyarakat
• 3 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.