Jakarta: Badan Urusan Logistik (Bulog) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berkolaborasi menggelar Gerakan Pangan Murah 2026. Gerakan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan distribusi beras dan menekan disparitas harga.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah ini juga memberikan akses langsung kepada masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idulfitri.
Kolaborasi bertajuk "Sinergi Luncurkan Gerakan Pangan Murah" digelar di Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Jl. Pelepah Raya Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 13 Maret 2026.
Gerakan Pangan Murah ini dihadiri secara langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
Polri dan Bulog kolaborasi gelar Gerakan Pangan Murah. Foto: dok Metro TV.
Baca Juga :
Jelang Idulfitri, Bantuan Pangan Sudah Disalurkan ke 3.427 PenerimaGerakan Pangan Murah ini sebagai bentuk mendukung stabilitas nasional, menjaga ketahanan pangan, serta menghadirkan harga-harga bahan pokok yang lebih murah dibandingkan di pasar.
Pada momentum bulan Ramadan ini, Polri maupun Bulog memastikan ketersediaan bahan pangan dan bahan baku, serta menyediakan harga yang lebih murah untuk menjangkau masyarakat.
Pada kegiatan ini, ada sekitar 3.200 masyarakat yang mengikuti Gerakan Pangan Murah ini. Sementara untuk harga bahan baku yang ditawarkan terbilang cukup terjangkau, seperti beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, serta bahan-bahan baku pangan lainnya.
Polri pada 2026 sudah melaksanakan distribusi untuk beras SPHP sekitar 195 ribu ton. Gerakan Pangan Murah ini nantinya tidak hanya digelar di Jakarta saja, namun juga meluas ke daerah-daerah dengan menggandeng Polda dan Polres.




