Bulog Indramayu Gelontorkan 6.282 Ton Beras untuk 314.129 Warga

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, INDRAMAYU - Perum Bulog Cabang Indramayu menyalurkan bantuan kepada 314.129 penerima bantuan pangan (PBP) untuk alokasi Februari–Maret 2026.

Volume bantuan yang disiapkan mencapai 6.282 ton beras dan minyak goreng 1.256.516 liter untuk seluruh penerima bantuan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Pimpinan Cabang Bulog Indramayu Sri Wahyuni mengatakan setiap penerima memperoleh beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng total 4 untuk dua bulan sekaligus

“Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras. Karena alokasi bantuan diberikan untuk dua bulan sekaligus, masyarakat juga menerima minyak goreng sebanyak empat liter,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Menurut Sri, penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu kelompok rentan menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Distribusi bantuan pangan mulai dilakukan pada 12 Maret 2026 dengan tahap awal penyaluran di sejumlah desa. Pada tahap pertama, penyaluran dilakukan di tiga desa dengan total 1.915 penerima bantuan pangan.

Perincian bantuan disalurkan ke Desa Karanganyar sebanyak 589 penerima terdiri 11.780 kg beras dan 2.356 liter minyak goreng. Desa Kepandean sebanyak 480 penerima berupa 9.600 kg beras serta 1.920 liter minyak goreng. Desa Margadadi dengan 846 penerima terdiri 16.920 kilogram beras dan 3.384 liter minyak goreng.

"Jika diakumulasi, penyaluran pada tahap awal di tiga desa tersebut mencapai 38.300 kilogram beras serta 7.660 liter minyak goreng," tuturnya.

Sri Wahyuni menjelaskan bahwa distribusi bantuan pangan di tiga desa tersebut diharapkan rampung sebelum memasuki periode cuti bersama Lebaran 2026.  Setelah tahap awal rampung, penyaluran bantuan akan dilanjutkan secara bertahap ke desa-desa lain di Kabupaten Indramayu hingga seluruh penerima terlayani.

Program bantuan pangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat, terutama menjelang periode Lebaran yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi rumah tangga.

Anggota Satuan Tugas Pangan Kabupaten Indramayu, Ipda F. Yudha, memastikan seluruh komoditas yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan kualitas sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Menurut dia, pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari uji tanak untuk memastikan kualitas beras, pemeriksaan kondisi fisik bahan pangan, hingga verifikasi timbangan guna memastikan jumlah bantuan yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan program.

“Kami memastikan kualitas bahan pangan telah melalui pemeriksaan, termasuk uji tanak beras serta pengecekan fisik dan timbangan. Pengawasan juga terus dilakukan selama proses distribusi berlangsung,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Pertemuan JK dengan Mantan Dubes, Bahas Harga Minyak hingga Board of Peace
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Terbakar, Gedung Konveksi Empat Lantai di Tambora Runtuh Timpa 29 Rumah
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Terungkap! Dugaan Manipulasi Kuota Haji yang Jerat Gus Yaqut, Kerugian Negara Rp622 Miliar
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Kemenhub Targetkan Jumlah Pemudik Motor Berkurang hingga 24 Ribu Orang Lewat Program Motis
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Kebutuhan Daging Ayam di Jakarta Melonjak 10,77 Persen Jelang Lebaran, Harga Ikut-ikutan Naik
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.