Pendapatan Gaming Bukalapak (BUKA) Melonjak 217% jadi Rp5,34 Triliun pada 2025

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA— PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) membukukan lonjakan pendapatan dari segmen gaming sebesar lebih dari 200% sepanjang 2025. 

Melansir laporan keuangannya, BUKA mencatatkan pendapatan sebesar Rp6,51 triliun pada 2025. Pendapatan ini meningkat 45,96% secara tahunan dari Rp4,46 triliun pada tahun 2024.

Pendapatan BUKA dikontribusikan oleh pendapatan segmen Gaming sebesar Rp5,34 triliun, online to offline senilai Rp794,47 miliar, ritel sebesar Rp301,7 miliar, dan investasi senilai Rp66,58 miliar.

Lebih terperinci, pendapatan segmen gaming Bukalapak melonjak 217,85% year-on-year (YoY) dari Rp1,75 triliun pada 2024. Secara kuartalan, Bukalapak membukukan pendapatan segmen gaming sebesar Rp1,1 triliun pada kuartal I/2025, Rp1,36 triliun pada kuartal II/2025, Rp1,39 triliun pada kuartal III/2025, dan Rp1,49 triliun pada kuartal IV/2025. 

Segmen Gaming Bukalapak mengoperasikan gaming marketplace, seperti Itemku dan Lapakgaming. Merujuk data BUKA, segmen tersebut menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp1,5 triliun pada kuartal IV/2025, tumbuh 8% secara kuartalan. 

“Pertumbuhan itu didorong oleh strategi pemasaran yang lebih efektif dan meningkatnya aktivitas transaksi pada akhir tahun,” papar manajemen BUKA dalam keterangan resminya, Jumat (13/3/2026). 

BUKA mencatat contribution margin dari segmen gaming mencapai 2,3% atau senilai Rp125 miliar pada 2025. Sementara itu, adjusted EBITDA margin dari segmen tersebut pada 2025 sebesar 0,7%. 

Direktur Bukalapak Victor Putra Lesmana mengatakan BUKA kini memprioritaskan kesehatan bisnis jangka panjang.

"Tahun 2025 adalah momen penting bagi kami untuk memperkuat fondasi perusahaan dengan berfokus pada strategi yang dapat memberikan nilai jangka panjang kepada stakeholders kami" ujarnya.

Menurutnya, dengan cadangan kas, setara kas, dan investasi likuid sebesar Rp17,8 triliun, Bukalapak memiliki fleksibilitas modal yang kuat untuk terus mengeksekusi strategi pertumbuhan jangka panjang, melakukan inovasi produk, dan menangkap peluang baru di pasar yang terus berkembang. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyadi Dicegat Puluhan Mahasiswa yang Demo Banjir di Bekasi, Responnya Jadi Sorotan Gegara ini
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Jaksa Dinilai Telah Bongkar Permufakatan Jahat Kasus Chromebook
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Laporan Broker Elev8: Pentingnya Tiongkok bagi Ekonomi Asia Tenggara
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Erick Thohir Mengenai Motif Batik di Jersey Away Timnas Indonesia yang Diproduksi Kelme: Jangan sampai Diklaim Bangsa Lain!
• 17 jam lalubola.com
thumb
Jelang Lebaran, Wapres Gibran Silaturahmi ke Habib Ali Alhabsyi
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.